BUMN

Pertamina Patra Niaga Terus Kembangkan Inovasi Bisnis NFR di SPBU

MONITOR, Jakarta – Pertamina Patra Niaga membuka peluang bisnis bagi para pelaku usaha untuk dapat bergabung dalam ekosistem bisnis Non Fuel Retail (NFR) di SPBU Pertamina seluruh Indonesia.

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra menyampaikan bisnis NFR SPBU dirancang untuk memberikan nilai tambah yang lebih bagi pelanggan setia Pertamina dengan menyediakan beragam produk dan layanan yang melengkapi kebutuhan sehari-hari.

“Kami percaya bahwa dengan adanya bisnis NFR ini, SPBU tidak hanya menjadi tempat untuk mengisi bahan bakar, tetapi juga destinasi untuk memenuhi berbagai kebutuhan lainnya,” kata Ega.

Lebih lanjut Ega mengatakan Pertamina Patra Niaga saat ini memiliki 6.379 SPBU reguler yang bisa dimanfaatkan sebagai peluang oleh para pelaku usaha untuk berbisnis di tempat strategis yang dikunjungi banyak orang.

“Pertamina Patra Niaga membuka peluang seluas-luasnya dalam mengembangkan bisnis NFR di SPBU. Saat ini, kami telah bekerjasama dengan 100 brand nasional dan internasional, 1.446 brand lokal dan sudah terdapat 22.236 tenant yang ada di SPBU,” jelas Ega.

Bisnis NFR ini mencakup berbagai macam layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat seperti layanan minimarket, kafe, nitrogen, ganti oli, dan media periklanan.

“Ekosistem bisnis NFR yang telah dibangun seperti Bright Store, Bright Café, Bright Wash dan Enduro Express serta partisipasi brand-brand lainnya telah beroperasi sebagai layanan yang membuat para pelanggan setia SPBU Pertamina dapat menikmatinya sehingga SPBU Pertamina dapat memberikan layanan one-stop solution,” jelas Ega.

Banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari brannd sebagai mitra bisnis NFR Pertamina Patra Niaga. Selain jaringan SPBU yang luas, SPBU Pertamina memiliki rata-rata lebih dari 5 ribu pengunjung setiap harinya. Selain itu Pertamina Patra Niaga juga menawarkan harga sewa yang kompetitif bagi mitra dan kesempatan promosi di platform digital MyPertamina.

“Kami juga melihat bisnis NFR ini sebagai peluang untuk memberdayakan usaha kecil dan menengah (UKM) lokal dengan menyediakan platform bagi mereka untuk menjual produk-produk mereka di jaringan SPBU kami. Dengan kolaborasi ini, kami berharap dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas dan membantu pertumbuhan UKM di berbagai daerah. Komitmen kami adalah untuk selalu memberikan yang terbaik bagi pelanggan dan masyarakat sekitar,” tutur Ega.

Tidak hanya layanan yang lebih lengkap melalui bisnis NFR di SPBU, Pertamina Patra Niaga juga turut berinovasi untuk meningkatkan layanan dan fasilitas di SPBU melalui program Retail Make Over (RMO).

“Kami melakukan RMO dengan meningkatkan standar kebersihan dan kenyamanan untuk totem, toilet, dan mushola di SPBU karena kami ingin memberikan pengalaman yang menyenangkan dan nyaman bagi masyarakat saat berada di SPBU,” tambahnya.

Upaya memperkenalkan skema kerjasama NFR dilakukan Pertamina Patra Niaga dengan berpartisipasi pada ajang Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2024 yang lalu. Pertamina Patra Niaga akan hadir kembali pada The 22nd International Franchise, License, and Business Concept Expo & Conference (IFRA) 2024 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, pada tanggal 16 hingga 18 Agustus 2024 mendatang. Nantinya, calon mitra dapat menggali informasi untuk memasukkan bisnisnya di SPBU.

“Kami mengajak masyarakat untuk merasakan langsung manfaat dari bisnis NFR SPBU Pertamina Patra Niaga. Kami yakin bahwa inisiatif ini akan membawa perubahan positif dan menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan Pertamina menuju layanan yang lebih baik dan lebih lengkap,” pungkas Ega.

Recent Posts

Wamen UMKM Ungkap Tiga Kunci UMKM Indonesia Tembus Pasar Global

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan tiga…

12 jam yang lalu

Menaker Terima Audiensi Koalisi Buruh, Bahas RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…

18 jam yang lalu

Banpres Pemulihan Usaha Jangkau Para Pengusaha Mikro Terdampak Bencana di Sumbar

MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…

19 jam yang lalu

Dari Akuakultur hingga Bioteknologi, Prof Rokhmin tegaskan Laut Bisa jadi Mesin Indonesia Emas 2045

MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…

1 hari yang lalu

IPW Desak Polri Usut Aktor Intelektual Provokator di Balik Kerusuhan Demo DPR

MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…

1 hari yang lalu

Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren, Batas Akhir 4 September 2026

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…

1 hari yang lalu