BERITA

Dukung Kerjasama OceanX, Prof Rokhmin Dahuri Harap Meningkatkan Kepentingan Global Tentang Laut

MONITOR, Jakarta – Pakar Kelautan dan Perikanan Indonesia, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri,  MS menjadi salah satu tamu kehormatan yang diundang secara khusus oleh ICCF Indonesia (International Concervation Caucus Foundation) untuk melakukan Tur Kapal Penelitian (Research Vessel) OceanX  di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Rabu, 10 Juli 2024.

Kapal OceanXplorer tersebut milik organisasi nirlaba OceanX dari Amerika Serikat yang dirancang khusus untuk eksplorasi laut dalam penelitian kelautan dan produksi media tercanggih di dunia.

Dilengkapi dengan berbagai peralatan teknologi tinggi, seperti laboratorium ilmiah, kendaraan bawah air yang dioperasikan dari jarak jauh (ROV), dan peralatan sonar mutakhir, OceanXplorer memungkinkan para ilmuwan untuk mempelajari ekosistem laut, spesies laut dalam yang belum teridentifikasi, dan fenomena oseanografi lainnya.

Prof Rokhmin Dahuri yang juga anggota DPRRI terpilih 2024-2029 merasa kagum dengan berbagai kecanggihan yang dimiliki oleh Kapal Oceanxplorer.

“Kapal Oceanxplorer ini merupakan yang paling canggih dalam hal kemampuannya bagi para peneliti kelautan untuk meneliti sebagian besar variables (faktor) kelautan fisika, kimia, biologi, geologi, dan lainnya,” ujar Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University itu, dalam rilisnya yang diterima askara.co, Jumat (12/7).

Saat ini, terangnya, OceanXplorer terlibat dalam Misi Indonesia 2024, yang melibatkan 39 peneliti nasional menggunakan fasilitas riset kapal. Misi ini merupakan kolaborasi lintas instansi yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga penelitian, termasuk BRIN, Kemenko Marves, Kemendikbudristek, Pushidrosal, Kemenhub, Kemenhan, KKP, BMKG, serta universitas dan organisasi seperti Konservasi Indonesia.

Dengan kolaborasi ini, jelasnya, dapat memberikan wawasan baru tentang kekayaan dan tantangan yang dihadapi laut Indonesia, serta mendukung upaya pemerintah dalam melestarikan sumber daya alam laut yang berharga.

“Melalui kerjasama antara OceanX dengan Kemenko Marves, Kementerian Kelautan dan Perikanan serta BRIN dapat mengeksplorasi perairan Asia Tenggara dan meningkatkan pemahaman global tentang salah satu kawasan laut,” ujarnya.

Dengan dukungan dari OceanX, Prof. Rokhmin Dahuri berharap dapat meningkatkan penelitian kelautan dan melindungi ekosistem lautnya untuk kepentingan global. “Khususnya Indonesia dengan keanekaragaman hayati laut paling tinggi di dunia,” kata Duta Besar Kehormatan Kepulauan Jeju dan Kota Metropolitan Busan, Korea Selatan itu.

Sementara itu, Vincent Pieribone, Co-CEO dan Chief Science Officer OceanX menjelaskan, bahwa kapal ini awalnya digunakan untuk survei minyak dan petrokimia sebelum direnovasi sepenuhnya untuk eksplorasi laut.

“OceanXplorer memainkan peran penting dalam mendukung misi OceanX untuk menjelajahi lautan dan membagikan hasil risetnya melalui penelitian ilmiah, produksi media, inovasi teknologi, dan upaya pendidikan,” katanya.

Tur OceanXplore selain Prof. Rokhmin Dahuri di ikuti juga oleh anggota DPRRI, di antaranya Christina Aryani, Bobby Adhityo Rizaldi, Dave Fikarno Laksono, Putu Supadma Rudana, Gilang Dhielafararez.

Hadir juga dalam rombongan: Endah S (Karo BKSAP), ⁠Irna Sari (Walton Family Foundation), James Ward (ICCF), Zahra W (ICCF).

Recent Posts

Takjil Pesantren di Depok, Kemenag dan Pemkot Perkuat Pembinaan Santri

MONITOR, Depok - Kementerian Agama menggelar kegiatan Takjil Pesantren: Talkshow dan Ngaji Bareng Santri di…

1 jam yang lalu

Pantau Hilal Syawal 1447 H, Kemenag Sebar Tim di 117 Titik Indonesia

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat penetapan awal Syawal 1447 Hijriah pada…

3 jam yang lalu

Harga Daging Sapi Melejit, DPR Desak Operasi Pasar Murah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv meminta pemerintah memperbanyak program pasar murah…

5 jam yang lalu

GKB-NU: Dunia di Ambang Konflik Besar, Indonesia Harus Pimpin Mediasi Iran–AS–Israel

MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo…

8 jam yang lalu

Sebanyak 29 Rumah Ibadah di Indramayu Siap Layani Pemudik

MONITOR, Jakarta - Sebanyak 23 masjid, 5 madrasah, dan 1 vihara di Kabupaten Indramayu, Jawa…

8 jam yang lalu

SETARA Institute Nilai Serangan Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Ancaman Serius bagi Demokrasi

MONITOR, Jakarta — SETARA Institute mengecam keras serangan penyiraman air keras yang menimpa Andrir Yunus, Wakil…

8 jam yang lalu