HEADLINE

DPR Minta Pemerintah Percepat Pengesahan Ketiga Naturalisasi Jadi WNI

MONITOR, Jakarta – DPR RI, melalui Komisi X DPR dan Komisi III DPR, telah menyetujui naturalisasi pesepakbola asal Belanda yakni Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, dan Maarten Pae. Sebab itu, DPR meminta pemerintah untuk mempercepat proses pengesahan masing-masing pesepakbola sebagai WNI sehingga mereka bisa segera memperkuat Timnas Indonesia.

Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian yang membidangi urusan olahraga tersebut menyetujui naturalisasi Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, dan Maarten Pae pada pekan lalu. Di mana rapat tersebut dihadiri oleh  Wamenkominfo Nezar Patria, Wakil Ketua Umum PSSI Zainuddin Amali, Sekjen PSSI Yunus Nusi, Dirjen AHU Kemenkumham Cahyo Rahadian Muzhar, dan pelatih timnas Indra Sjafrie.

Ia berharap pemerintah segera menindaklanjutinya. “Seluruh proses di DPR terkait proses naturalisasi yang membutuhkan adanya keputusan dari Komisi X dan Komisi III serta Rapat Paripurna sudah dilampaui. Pimpinan DPR RI juga sudah mengirimkan surat terkait hal tersebut kepada Pemerintah,” tutur Hetifah dalam rilis yang disampaikan, Senin (18/3/2024).

Diketahui, surat persetujuan naturalisasi ketiga pesepakbola dari DPR sendiri sudah dikirimkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) oleh pimpinan DPR pertengahan pekan ini, mengingat di awal pekan ada tanggal merah atau hari libur. Hetifah pun berharap Pemerintah segera memproses pengesahan Thom Haye Cs sebagai WNI.

“Komisi X DPR mengharapkan Presiden bisa segera membuat Keputusan Presiden (Keppres) yang mengizinkan ketiga pemain untuk mengikuti proses pengambilan sumpah menjadi Warga Negara Indonesia. Semoga PSSI juga bisa segera menghadirkan ketiga pemain untuk pengambilan sumpah nanti,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Politisi Fraksi Partai Golkar itu menilai hal ini penting. Selain menunggu Keppres pengesahan sebagai WNI, Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, dan Maarten Pae , menurutnya, juga masih harus mengurus perpindahan federasi dari KNVB (Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belanda) ke PSSI.

Dirinya berharap pengambilan sumpah bisa segera dilakukan mengingat pada tanggal 21 Maret mendatang akan ada match pra kualifikasi piala dunia Timnas Indonesia melawan Vietnam di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Hetifah mengingatkan perlu kerja sama berbagai pihak untuk memastikan semua proses berjalan lancar.

“Perlu kerja sama berbagai pihak untuk memastikan semua proses berjalan lancar. Kami juga mendorong PSSI agar cepat memproses perpindahan antar federasi sepakbola Belanda dengan PSSI supaya Timnas bisa bertanding melawan Vietnam. Kepada para Football lovers, kami berharap kesabarannya saat menantikan momen yang ditunggu-tunggu ini” ucap Legislator dari Dapil Kalimantan Timur itu.

Recent Posts

Prof Rokhmin Paparkan Roadmap Maritim 2045, Targetkan PDB Maritim 15 Persen

MONITOR, JAKARTA - Indonesia menargetkan kontribusi produk domestik bruto (PDB) maritim mencapai 15 persen dan…

2 jam yang lalu

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kemenhaj Benahi Tata Kelola dan Perkuat Layanan Jemaah

MONITOR, Jakarta - Transformasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo…

3 jam yang lalu

Indonesia dan Malaysia Bahas Penguatan Regulasi Pelindungan Anak di Ruang Digital

MONITOR, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bersama Menteri Komunikasi Malaysia Fahmi Fadzil…

5 jam yang lalu

Panen Raya Padi di Indramayu, Produktivitas Meningkat 2,7 Ton/Hektare berkat Extragen dan Pupuk Berimbang

MONITOR, Indramayu - Kelompok Tani (Poktan) Gentong Jaya, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mencatat…

6 jam yang lalu

Marwan Jafar Salurkan Ratusan Ribu Liter Air Bersih, Desak Solusi Permanen Atasi Kekeringan

MONITOR, Pati - Anggota DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar, menyalurkan bantuan…

6 jam yang lalu

Dorong Kemandirian, Menko Muhaimin Buka Jalan Santri Keluar dari Kemiskinan

MONITOR, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A. Muhaimin Iskandar mengajak Kementerian…

15 jam yang lalu