HEADLINE

Barang Rampasan Bisa Jadi Pemasukan Negara

MONITOR, Jakarta – Barang rampasan negara bisa menjadi sumber pemasukan negara. Isu ini terus dipertajam seiring wacana pembahasan RUU Perampasan Aset di DPR RI.

Plh Kepala Pusat Analisis Anggaran dan Akuntabilita Keuangan Negara (PA3KN) BK Setjen DPR RI (BKD), Ari Mulianta Ginting menyatakan, bicara anggaran dan akuntabilitas negara, ada satu yang perlu digali lebih lanjut idenya, yaitu barang sitaan dan barang rampasan. Apakah barang rampasan ini bisa dijadikan pemasukan negara. Isu penting ini dibicarakan kembali mengingat pada Januari sampai Mei ini merupakan siklus pembahasan APBN.

Ari menyampaikan hal ini di sela-sela Seminar Nasional bertajuk Optimalisasi Pengelolaan Benda Sitaan dan Barang Rampasan yang digelar di Hotel Pullman, Jakarta, Jumat (8/3/2024). Ari menyebutkan, seminar ini adalah yang perdana digelar PA3KN di tahun 2024 ini. PA3KN sedang konsen pada pembahasan isu-isu akuntabilitas dan keuangan negara.

“Ini acara perdana kami berupa seminar nasional. Kenapa kami gelar acara ini, karena kalau bicara PA3KN konsennya adalah akuntabilitas keuangan negara. Kebetulan di bulan Januari sampai Mei itu masuk dalam siklus APBN. Ada pembicaraan pendahuluan dan kami sudah membagi dalam 11 komisi, terutama di Komisi III,” tuturnya.

Dengan mendatangkan para praktisi dan pakar, diharapakan kian jelas arah perampasan barang yang dikelola negara. Apalagi, menurut Kepala BKD Inosentius Samsul, barang sitaan dan barang rampasa ini sumber penerimaa bagi negara. “Itulah kami mendatangkan para pakar agar memberi pandangan kepada kita, apakah barang rampasan dan sitaan ini bisa digunakan satu alternatif pembiayaan negara,” kilah Ari lebih lanjut.

Recent Posts

IPW Adukan Dugaan Intimidasi dan Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI ke Bareskrim

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) melalui Tim Advokasi dan Bantuan Hukumnya mengadukan dugaan…

13 jam yang lalu

STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Menuju Ekosistem Pendidikan Berdampak

MONITOR, Pandeglang - Pendidikan Islam dinilai perlu bergeser dari paradigma pembelajaran yang sekadar berorientasi pada…

14 jam yang lalu

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Amandemen Konstitusi Harus Menjadi Langkah Terakhir dalam Menata Desentralisasi

MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…

17 jam yang lalu

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

20 jam yang lalu

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

23 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

1 hari yang lalu