Anggota Komisi IX DPR RI Kris Dayanti
MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Kris Dayanti mengatakan bahwa target menurunkan angka stunting di level 14% tahun ini merupakan tugas bersama. Seluruh kementerian dan lembaga punya andil, sebab tugas menangkal kekurangan gizi pada anak itu punya pendekatan multisektor.
“Kami (Komisi IX) menekankan kepada seluruh kementerian dan lembaga, jadi bukan hanya BKKBN saja (leading), tapi seluruhnya dapat terlibat. Hal ini melibatkan banyak pihak dan kita harus semangat,” ujarnya ditemui usai Kunjungan Kerja Reses Komisi IX di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Rabu (28/2/2024).
Meskipun di masa depan ada rencana program makan gratis, legislator yang akrab disapa KD ini bilang, masyarakat juga berhak tahu apakah nilai nutrisi dari makanan tersebut sudah mencukupi kebutuhan anak-anak. Sejauh ini pihaknya selalu mendorong target dari pemerintah dengan mendorong sosialisasi di berbagai tempat.
Di Tanjungpinang, tim kunjungan Komisi IX menemukan paparan dari pemerintah kota bahwa angka stunting di kota ini berhasil turun di tahun lalu. Menanggapi hal itu, KD tetap optimistis penurunan stunting akan diikuti oleh banyak daerah, namun ia berharap klaim tersebut dapat dicek kembali.
“Dalam banyak kunjungan kerja kami, memang pemerintah daerah selalu klaim (angka stunting) di bawah nasional. Ini tugas kami mengecek dengan detail. Tetapi kami optimis menyelesaikan di periode ini (pengawasan stunting),” urai Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.
MONITOR, Jakarta - Tawa anak-anak terdengar di sudut Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen. Di tengah…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Haji (Kemenhaj) berkomitmen untuk mengoptimalkan pelayanan dan meningkatkan akuntabilitas…
MONITOR, Jakarta - Badan Legislasi (Baleg) DPR RI terus melakukan harmonisasi dan menyerap aspirasi publik…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 51 Tahun 2025 tentang…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga persatuan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa…