MALUKU-PAPUA

Berselancar Di Udara Cegah Penyakit ASF Masuk Merauke

MONITOR, Merauke – Kewaspadaan penyakit African Swine Fever (ASF) yang sudah masuk di Timika, Papua Tengah menjadi atensi instansi yang ada di Merauke, Papua Selatan agar kerja bersama mencegah tidak masuk dan tersebar di wilayah Bumi Animha.

Hal tersebut terlihat dalam dialog interaktif RRI Pro 1 yang di pandu oleh Paulina Violetta dengan menghadirkan narasumber Pejabat Otoritas Veteriner Provinsi Papua Selatan Rafael Heri Nugroho, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke Martha Bayu Wahyuni Wijaya, Kepala Bidang Peternakan, Kesehatan Hewan, dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua Selatan Johannis Gabriel Fofid, dan Calon Dokter Hewan Karantina Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua Selatan Anastasia Diva Putri Koesdarjanto pada Rabu pagi (7/2) di Kantor RRI Merauke.

Pada kesempatan ini Anastasia menyampaikan pencegahan yang dilakukan Karantina dalam mencegah ASF dengan pemberian karpet disinfektan yang terpasang di Pelabuhan Laut Merauke dan Bandara Udara Mopah saat penumpang turun.

“Kedua lokasi ini dipilih dikarenakan lalulintas orang dan barang melalui udara dan laut cukup signifikan sehingga perlu diperketat pengawasannya” ungkap Anastasia dalam penyampaiannya.

Anastasia menjelaskan penyakit ASF sifatnya menular pada babi dan dapat menginfeksi babi domestik maupun babi liar dengan mobilitas (tingkat sakit) dan mortalitas (tingkat kematian) mencapai 100%.

“Sampai saat ini belum ada obat dan vaksinnya. Itu yang dikhawatirkan. Maka kita mengajak para peternak untuk menjaga kebersihan kandang, pemberian makanan setelah dimasak, dan pemberian vitamin agar babi tetap sehat dan kuat” jelas Anastasia.

Sementara itu, Deputi Karantina Hewan Badan Karantina Indonesia bergerak cepat dengan mengeluarkan Surat Edaran No. 643 Tahun 2024 tentang Kewaspadaan Terhadap Kejadian African Swine Fever Di Kabupaten Mimika Provinsi Papua Tengah.

“Melarang pengeluaran babi dan produknya ke Kabupaten Mimika hingga penyakit ASF dapat Terkendali, melakukan profiling risiko menyebarnya ASF di wilayah masing-masing dengan memperhatikan situasi dan status ASF didaerah lain” ungkap Wisnu Wasisa Putra, Plt. Deputi Karantina Hewan.

Recent Posts

Komitmen Prabowo: Efisiensi Anggaran dan Berantas Korupsi

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan efisiensi anggaran secara besar-besaran,…

3 jam yang lalu

Kemenag Integrasikan SIMPEG dan Gaji Web, Urusan Gaji Pegawai Jadi Satu Data

MONITOR, Jakarta - Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) terus memperkuat transformasi digital dalam…

10 jam yang lalu

Asrama Haji Jadi Pusat One Stop Services, Umrah Kini Makin Efisien

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tengah mematangkan langkah strategis untuk mentransformasi asrama…

12 jam yang lalu

Raih Gelar Doktor di Universitas Jember, Gus Khozin Soroti Problem Tata Kelola BUMD

MONITOR, Jember – Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Muhammad Khozin, resmi meraih gelar doktor…

12 jam yang lalu

335 Harta Karun Kerajaan Lombok Kembali, DPR Tekankan Riset Sejarah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana, menekankan pentingnya produksi pengetahuan dari…

17 jam yang lalu

KKP Pastikan Karbon Biru Indonesia Berprinsip High Integrity

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan memastikan pengelolaan ekosistem karbon biru nasional memegang prinsip…

18 jam yang lalu