UMKM

Perkuat Inkubasi Koperasi, LPDB-KUMKM Lanjutkan Program Inkubator Wirausaha di Tahun 2024

MONITOR, Jakarta – Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) terus memperkuat inkubasi bagi koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia melalui program Inkubator Wirausaha.

Tahun 2024 menjadi momentum penting dalam memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas inkubasi koperasi.

Dalam upayanya untuk memberikan layanan inkubasi terbaik, LPDB-KUMKM bekerja sama dengan 10 lembaga inkubator yang tersebar di berbagai daerah. Kemitraan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam dan dukungan terbaik kepada koperasi dan UMKM yang sedang berkembang.

Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo menyatakan LPDB-KUMKM berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan inkubator wirausaha sebagai bagian dari strategi mendukung pengembangan koperasi dan UMKM di Indonesia.

“Kolaborasi dengan sepuluh lembaga inkubator ini akan memberikan dorongan besar dalam memastikan para pelaku usaha mampu berkembang dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” kata Supomo.

Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM di Tahun 2024 tidak hanya bertujuan untuk memberikan bimbingan bisnis, tetapi juga meningkatkan kapasitas manajerial, penguatan modal, serta akses pasar bagi koperasi dan UMKM yang berpartisipasi.

“Program ini dirancang secara holistik, mencakup berbagai aspek yang diperlukan untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi para wirausahawan,” kata Supomo.

Selain itu, lanjut Supomo LPDB-KUMKM meyakini bahwa investasi dalam pengembangan koperasi dan UMKM akan memberikan dampak positif pada perekonomian nasional.

“Dengan terus meningkatkan kualitas inkubasi wirausaha, LPDB-KUMKM berharap dapat melibatkan lebih banyak pelaku usaha, menciptakan lapangan kerja baru, dan memberikan kontribusi signifikan pada pembangunan ekonomi Indonesia,” kata Supomo.

Sebagai informasi, berikut 10 lembaga inkubator yang secara resmi menjadi mitra Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM Tahun 2024.

Diantaranya Siger Innovation Hub, Cubic Inkubator Bisnis, Business Learning Center (BLC), Inkubator Bisnis Universitas Hindu Indonesia, Inkubator Unit Bisnis Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Semarang (LPPM UNNES),

Kemudian, Unbara Business Park, Garut Techno Park, Koperasi Jasa Kreasi Kolaborasi Indonesia (Kreasia), Inkubator Amikom Business Park, Hetero Inkubator.

“Kami mengundang seluruh pihak terkait, termasuk koperasi dan UMKM untuk bergabung dalam program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM di tahun 2024 ini. Bersama-sama, kita akan membangun fondasi yang kokoh untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Tanah Air,” pungkas Supomo.

Recent Posts

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

5 jam yang lalu

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

1 hari yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

1 hari yang lalu

Jelang ESDP 2027, Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kesiapan Peserta Pemagangan Indonesia

MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…

1 hari yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…

2 hari yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…

2 hari yang lalu