PARLEMEN

Hasbi Jayabaya Resmikan Gedung Keserasian Sosial di Lebak Banten

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI M. Hasbi Asyidiki Jayabaya meresmikan Gedung Keserasian Sosial melalui Program Keserasian Sosial Kemensos RI di Desa Cimenteng Jaya, Cibadak, Lebak, Banten. Dia menyampaikan tujuan dari didirikannya Gedung Keserasian Sosial tersebut untuk menjaga kerukunan dan harmonis antarwarga, sekaligus meningkatkan semangat gotong-royong, dan mencegah konflik dan bencana sosial.

“Tujuan dari didirikannya Gedung Keserasian Sosial melalui Program Keserasian Sosial Kemensos RI adalah untuk tetap menjaga kerukunan dan harmonis antarwarga, sekaligus meningkatkan semangat gotong-royong, serta mencegah konflik dan bencana sosial,” papar Hasbi saat diwawancarai melalui sambungan telepon, di Jakarta, Senin (15/1/2024).

Kegiatan tersebut penting guna menjaga kerukunan sosial serta menciptakan lingkungan yang harmonis dan damai di antara anggota masyarakat, meningkatkan kesejahteraan bersama, serta memperkuat rasa persatuan dan solidaritas masyarakat.

Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga menjelaskan kepada masyarakat tentang pentingnya musyawarah, pembangunan gedung tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. “Jadi bilamana ada masalah-masalah sosial di Kabupaten Lebak, khususnya di Kecamatan Cibadak, Desa Cimenteng Jaya bisa cepat ditangani dengan mengedepankan prinsip-prinsip musyawarah,” jelas Hasbi.

Menurutnya, selain bisa digunakan untuk tempat warga bermusyawarah, gedung tersebut juga bisa dipakai untuk kegiatan-kegiatan lain seperti resepsi pernikahan, pengajian, tempat pelatihan ketrampilan warga, dan banyak manfaat lainnya.

Musyawarah antarwarga memiliki kepentingan dalam memfasilitasi dialog terbuka, membangun kesepahaman bersama, serta mencapai solusi yang diterima secara kolektif. Sehingga, hal ini membantu menciptakan keputusan yang lebih inklusif, memperkuat ikatan sosial, dan mempromosikan keadilan partisipatif dalam pengambilan keputusan lokal.

Terbangunya gedung tersebut selain menggunakan APBN tapi juga didukung penuh oleh gotong-royong para warga. “Nominal anggaran dari program Keserasian Sosial tersebut bersumber dari APBN melalui Anggaran Kementrian Sosial RI senilai Rp. 150.000.000,” ungkap Hasbi. 

Recent Posts

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

MONITOR, Pandeglang - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur Pandeglang mengapresiasi Program Beasiswa Madrasah…

4 jam yang lalu

Kemenhaj Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Uzbekistan Lewat Wisata Religi

MONITOR, Tashkent - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mendorong penguatan hubungan Indonesia…

6 jam yang lalu

Wakili Megawati Hadiri HUT Demokrat, Rokhmin Dahuri: Persatuan Nasional di Atas Kompetisi Politik

MONITOR, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. Ir. Rokhmin…

7 jam yang lalu

Bansos Bukan untuk Judol, SDM PKH Lumajang Perkuat Edukasi PKM

MONITOR, Lumajang - Upaya mencegah judi online (judol) menyasar keluarga penerima manfaat terus diperkuat hingga…

9 jam yang lalu

LPDB Koperasi Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum untuk Jaga Dana Bergulir

MONITOR, Bandung - LPDB Koperasi terus memperkuat tata kelola, kepastian hukum, dan mitigasi risiko dalam…

10 jam yang lalu

Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA

MONITOR, Jakarta — Pemerintah memperkuat tata kelola investasi dengan mengintegrasikan pelayanan penggunaan Tenaga Kerja Asing…

11 jam yang lalu