MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla menyatakan bahwa pernyataan Agus Rahardjo yang tidak disertai dengan alat bukti adalah fitnah.
“Pernyataan Bapak Agus Rahardjo jika tanpa alat bukti yang dimiliki, tentu itu dapat dikatakan sebagai informasi bohong, sebatas tuduhan atau fitnah,” sebut Dzulfikar.
Menurutnya Ketua periode 2023-2027 ini tuduhan terhadap Presiden Jokowi memiliki maksud dan tujuan serta menyerang marwah Presiden untuk melemahkan kepercayaan publik.
“Tuduhan yang dialamatkan kepada Presiden itu tentu memiliki tujuan tertentu, jelas marwah Presiden yang diserang. Selain itu juga bertujuan untuk pelemahan kepercayaan kepada Presiden Jokowi,” sambungnya.
Dan pernyataan yang disampaikan oleh Agus Rahardjo tersebut dinilai bertolakbelakang dengan fakta yang sebenarnya terkait kasus tersebut.
“Tuduhan yang dialamatkan Presiden itu jadi paradoks. Nyatanya Pak Setnov tetap jadi tersangka dan dijatuhi hukuman,” Ketum Pemuda itu menerangkan.
Penilaian orang nomor satu di Kepemudaan Muhammadiyah ini beralasan. Karena menurutnya Presiden Jokowi memiliki komitmen yang kuat dalam hal pemberantasan korupsi yang ditandai dengan kepuasan publik yang tinggi.
“Komitmen Jokowi terkait dengan pemberantasan korupsi jelas terlihat, seringkali Presiden Jokowi mengingatkan menterinya, kepala daerah dan pejabat negara lainnya jangan korupsi. Sehingga rakyatpun sejauh ini masih begitu tinggi kepuasannya terhadap Presiden Jokowi,” pungkas pria asal Sulawesi Selatan ini.
Agus Rahardjo eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK periode 2015-2019 dilaporkan oleh Persaudaraan Aktivis dan Warga Nusantara atau Pandawa Nusantara pasca pernyataanya menyebut Presiden Joko Widodo memarahinya terkait kasus korupsi e-KTP.
MONITOR, Jakarta - Provinsi DKI Jakarta kembali menunjukkan perannya sebagai magnet utama investasi dalam negeri.…
MONITOR, Jakarta - Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Sumba Timur menjadi tempat belajar bersama bagi…
MONITOR, Jakarta — Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, menilai pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI)…
MONITOR, Jembrana — Kementerian Pertanian (Kementan) menyalurkan 400 dosis vaksin darurat untuk penyakit Lumpy Skin…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania, menegaskan bahwa penugasan personel TNI/Polri…
MONITOR, Jakarta - Kontingen Bulutangkis Kementerian Agama berhasil menorehkan prestasi gemilang pada Kejuaraan Bulutangkis dalam…