PEMERINTAHAN

Serentak, Kemenag Petakan Kompetensi 22.595 ASN Pelaksana

MONITOR, Jakarta – Biro Kepegawaian Setjen Kementerian Agama hari ini menggelar Uji Kompetensi Jabatan Pelaksana. Acara digelar secara daring, dipusatkan pada Pusat Penilaian Kompetensi (Puspenkom) Kemenag, Jakarta.

“Transformasi digital memungkinkan dilakukan akselerasi dalam pemetaan jabatan. Hari ini, 22.595 ASN Kemenag ikuti kompetensi secara serentak,” terang Sekjen Kemenag Nizar Ali di Jakarta, Rabu (20/12/2023).

ASN Kementerian Agama sangat banyak dan tersebar pada ribuan satuan kerja. Kondisi ini memerlukan kerja keras dan keseriusan Puspenkom untuk melakukan prioritas penilaian kompetensi dan target tahunan yang harus dicapai.

“Jika tahun ini dilakukan uji kompetensi secara massif khusus jabatan pelaksana, ke depan harus menyasar jabatan lainnya. Sehingga, sebaran kompetensi mereka dapat dipetakan secara jelas dan diberikan feedback berupa pelatihan atau lainnya sesuai kebutuhan,” jelas Nizar.

Puspenkom diresmikan Menag Yaqut Cholil Qoumas pada 2022. Nizar berharap Puspenkom menjadi sentral penilaian kompetensi sekaligus pusat pengkajian dan penyusunan berbagai instrument penilaian yang diperlukan setiap satuan kerja.

“Puspenkom harus menyiapkan dan melakukan penguatan SDM maupun perangkat lainnya sehingga asesmen mandiri dan berbagai pengkajian lainnya dapat terwujud dengan lebih hemat dan efektif,” pesan Nizar.

“Data Assessment Center dapat memberikan informasi yang objektif mengenai profil kompetensi pegawai yang diperlukan guna melakukan penempatan mereka secara tepat sesuai kapasitas dan kompetensi yang dimilikinya,” sambungnya.

Kepala Biro Kepegawaian Setjen Kemenag Nurudin menambahkan, Uji Kompetensi 2023 bertujuan untuk mendapatkan gambaran peta kompetensi jabatan Pelaksana pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, Kantor Wilayah Kementerian Agama dan BDK/BLA/Loka Diklat/UPT Asrama Haji se-Indonesia.

“Hasil uji kompetensi akan menjadi bank data yang digunakan untuk kepentingan rotasi dan mutasi jabatan yang diperlukan setiap satuan kerja. Ini juga menjadi dasar melakukan pengembangan pegawai berbasis pada level kompetensi yang dimiliki setiap jabatan pelaksana,” ujarnya.

Uji Kompetensi hari ini dilaksanakan secara serentak dalam 1 sesi dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Prosesnya dilakukan secara daring/online, berbasis Computer Assested Test atau CAT. Ada tiga materi Uji Kompetensi Jabatan Pelaksana, yaitu: kompetensi manajerial, kompetensi sosial kultural, dan kompetensi teknis sesuai bidang tugasnya.

“Total ada 22.595 peserta dari 108 satuan kerja, mulai Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi, PTKN, dan Balai Diklat Keagamaan, Balai Litbang Keagamaan, Loka Diklat, hingga UPT Asrama Haji. Mereka adalah para pejabat pelaksana yang dalam kurun waktu 3 tahun terakhir belum mengikuti uji kompetensi,” papar Nurudin.

“Pelaksanaan Uji Kompetensi Jabatan Pelaksana tersebar di 579 titik lokasi di seluruh Indonesia,” tandasnya.

Recent Posts

Kebuntuan Arah Pembangunan Indonesia di Tengah Distorsi Program Populis dan Keterpurukan Moneter

Oleh:Ramadhan, M.A.(Ketua PB PMII Bidang Ekonomi dan Investasi) Pemerintahan era baru selalu datang dengan janji…

4 jam yang lalu

Benarkah Hantavirus Bisa Jadi Pandemi Baru? Ahli Epidemiologi UIN Jakarta Beri Penjelasan dan Imbauan Penting

MONITOR, Ciputat – Kemunculan informasi mengenai Hantavirus yang ramai diperbincangkan di media sosial memunculkan kekhawatiran…

5 jam yang lalu

55 Juta Peserta BPJS Tak Aktif, Komisi IX DPR Minta Tunggakan Iuran Rakyat Miskin Segera Diputihkan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti pengelolaan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan…

8 jam yang lalu

UU Polri Atur Penguatan Peran Kompolnas, Legislator: Dukung Pengawasan Eksternal Bagi Kepolisian

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah meyakini Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas…

8 jam yang lalu

Komisi XI DPR: UU P2SK yang Baru Perkuat Tata Keuangan RI di Tengah Kemajuan Zaman

MONITOR, Jakarta - DPR RI telah mengesahkan Revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan…

8 jam yang lalu

Warga Sangihe Terisolasi Akibat Gempa Dahsyat di Sulut, Puan Dorong Ketangguhan Bencana di Pulau Terluar

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah segera menjangkau masyarakat terdampak gempa…

8 jam yang lalu