PEMERINTAHAN

Sekjen Kemenag Lantik 290 JFT Pranata Keuangan dan Analis Pengelolaan Keuangan APBN

MONITOR, Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nizar hari ini melantik 290 pemangku Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Pranata Keuangan (PK) dan Analis Pengelolaan Keuangan (APK) APBN.

Seremonial pelantikan berlangsung secara hybrid, daring dan luring, di kantor Kementerian Agama jalan Lapangan Banteng Barat nomor 3-4 Jakarta Pusat. Hadir, para pejabat Biro Keuangan Kementerian Agama.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah atau Janji Jabatan Fungsional ini digelar sesuai Pasal 34 Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023.

“Jabatan Fungsional Pranata Keuangan dan Analis Pengelolaan Keuangan APBN Kementerian Agama, bagian dari Jabatan Fungsional bidang Pengelolaan Keuangan Negara. Ini merupakan jabatan PNS dalam rangka memberikan pelayanan dan meningkatkan pengelolaan keuangan negara yang lebih baik,” ujar Nizar usai pelantikan di Jakarta, Senin (20/11/2023).

Nizar berpesan, pelantikan bukan hanya sekedar seremoni formalitas. Sebab, jabatan adalah tanggung jawab besar yang harus diemban para pejabat yang dilantik. Jabatan juga bukan sekadar posisi, tetapi sebuah amanah yang membutuhkan dedikasi, kecerdasan, dan integritas tinggi sesuai dengan hasil uji kompetensi. Sebanyak 290 orang yang dilantik ini telah dinyatakan lulus oleh Tim Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan selaku Pembina Jabatan Fungsional PK dan APK.

“Jabatan fungsional bidang pengelolaan keuangan negara memiliki peran krusial dalam memastikan keberlanjutan pengelolaan keuangan Kementerian Agama melalui DIPA yang jumlahnya mencapai 5.049. Untuk memenuhi itu, sudah disiapkan formasi 15.795 sampai tahun 2024,” kata Nizar.

“Saudara bukan hanya sekedar individu yang dipilih karena kemampuan teknis semata, melainkan pegawai yang telah teruji dalam berbagai aspek. Saya harapkan, pejabat yang dipantik dapat membuktikan kemampuan, integritas, dan komitmennya untuk Kementerian Agama,” tandasnya.

Recent Posts

Dua Tahun Asta Cita: Kemenag Perkuat Pendidikan, Nutrisi Santri, Ekonomi Umat, dan Kerukunan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengungkap sejumlah program yang menjangkau jutaan masyarakat dalam dua tahun…

4 jam yang lalu

MUI: Penundaan Pelaksanaan Wajib Halal Menunjukkan Kekurang Siapan

MONITOR, Jakarta - Ketua Bidang Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI), DR. KH Masyhuril Khamis, SH.,…

15 jam yang lalu

Menhaj: Belanja Haji Capai 4 Triliun, UMKM Daerah Harus Ambil Peluang

MONITOR, Gowa - Penyelenggaraan haji bukan hanya urusan perjalanan dan ibadah. Aktivitas jutaan jemaah dan…

15 jam yang lalu

Kawendra Dorong HKTI Kawal Aspirasi Petani, Bantuan Ayam Petelur dan 20 Etalase Disalurkan di Lumajang

MONITOR, Lumajang - Anggota DPR RI Kawendra Lukistian mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten…

2 hari yang lalu

HKTI Lumajang Dorong Hilirisasi Pertanian, PAC di 21 Kecamatan Diminta Dampingi Petani

MONITOR, Lumajang - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang mendorong percepatan hilirisasi produk pertanian…

2 hari yang lalu

MUI Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Pelaku Karhutla, Serukan Salat Istisqa dan Qunut Nazilah

MONITOR, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku…

2 hari yang lalu