PERTANIAN

Lakukan Panen Padi Di Pariaman, Kementan Apresiasi Peningkatan Produksi dan Luas Tanam Di Sumbar

MONITOR, Sumbar – Kementerian Pertanian yang diwakili Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi melakukan Panen raya padi di Kota Pariaman Provinsi Sumatera Barat pada Rabu 25/10/2023. Panen raya padi ini merupakan salah satu langkah mendukung ketersediaan pangan di Provinsi Sumatera Barat khsususnya Kota Pariaman.

Pada kesempatan tersebut Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi, mengapresiasi Provinsi Sumatera barat yang pada musim kering (Elnino) Seperti sekarang produksi dan luas tanamnya meningkat.

“Ini sangat bagus, di saat sulit musim kering Elnino seperti sekarang di Sumbar produksi dan luas tanamnya meningkat, saya datang kesini untuk belajar agar nantinya bisa dicontoh dan direplikasi di tempat lain” ujar Suwandi.

Kemudian Suwandi berpesan untuk varietas padi yang dipanen sekarang yaitu varietas lokal (Bujang Merantau) agar disempurnakan lagi terutama dari umur tanam mnya yang tadinya bisa sampai 6 bulan bisa dibuat 3-4 bulan saja.

Lebih jauh Suwandi menyanpaikan untuk teknik pemupukan gunakan seperlunya. “Jangan boros boros, gunakan pupuk organik yang bisa dibuat sendiri banyak contohnya salah satunya yang gampang dibuat dan gratis yaitu elisitor Biosaka yang sekarang jadi primadona petani di beberapa daerah, bahan pestisifa kimia sintetis adalah langkah terakhir jika tidak ada solusi lagi” lanjut Suwandi

Disela sela arahannya, Suwandi menyampaikan bahwa pagi ini telah dilantik oleh Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo Menteri Pertanian yang baru yaitu Bapak Andi Amran Sulaiman. Untuk itu Suwandi mengucapkan selamat kepada pak Menteri Amran dan jajaran Ditjen Tanaman Pangan siap menerima arahan dalam rangka meningkatkan produksi berbagai komoditas strategis sesuai arahan beliau kepada seluruh pejabat Kementan di kantor pusat Kementerian Pertanian Ragunan Jakarta seusai pelantikan tadi.

Sementara itu, Yota Balad, Sekertaris Daerah Kota Pariaman menyampaikan produksi padi tahun 2022 kota Pariaman sebesar 26.092 ton. Dengan produksi tersebut menurutnya Kota Pariaman surplus pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat 96.719 jiwa.

“Hari ini saya sampaikan terimakasih kepada pak Dirjen yang telah memotivasi kami dan petani disini, selanjutnya kami siap menindaklanjuti apa yang tadi pak dirjen jelaskan terkait dengan pertanian khususnya di kota Pariaman” kata Sekda Yota Balad

Recent Posts

MUI: Penundaan Pelaksanaan Wajib Halal Menunjukkan Kekurang Siapan

MONITOR, Jakarta - Ketua Bidang Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI), DR. KH Masyhuril Khamis, SH.,…

8 jam yang lalu

Menhaj: Belanja Haji Capai 4 Triliun, UMKM Daerah Harus Ambil Peluang

MONITOR, Gowa - Penyelenggaraan haji bukan hanya urusan perjalanan dan ibadah. Aktivitas jutaan jemaah dan…

8 jam yang lalu

Kawendra Dorong HKTI Kawal Aspirasi Petani, Bantuan Ayam Petelur dan 20 Etalase Disalurkan di Lumajang

MONITOR, Lumajang - Anggota DPR RI Kawendra Lukistian mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten…

1 hari yang lalu

HKTI Lumajang Dorong Hilirisasi Pertanian, PAC di 21 Kecamatan Diminta Dampingi Petani

MONITOR, Lumajang - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang mendorong percepatan hilirisasi produk pertanian…

2 hari yang lalu

MUI Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Pelaku Karhutla, Serukan Salat Istisqa dan Qunut Nazilah

MONITOR, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus mendorong kemandirian dan daya saing Usaha…

2 hari yang lalu