JABAR-BANTEN

Petani Banten Dukung KPK Usut Dugaan Korupsi yang Diduga Libatkan Menteri Pertanian

MONITOR, Lebak – Dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret nama Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo semakin santer hingga masyarakat di daerah. Sontak saja, hal itu memancing reaksi sejumlah petani untuk menyuarakan kekecewaannya dan mendukung upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas dugaan perkara tersebut.

Dengan membentangkan sepanduk bertuliskan “Tangkap Maling Duit Petani” sejumlah petani di Kabupten Lebak Provinsi Banten mengutuk keras dugaan tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan Menteri Pertanian.

“Kami petani di Kabupaten Lebak Banten mengutuk keras dugaan korupsi yang diduga dialkukan oleh Menten RI. Tindakan tersebut sangat melukai hati dan merugikan petani Indonesia. Terlebih saat ini konsinya sedang tidak baik-baik saja yaitu petani sedang dilanda kekeringan lahan akibat el-nino,” kata Udi yang merupakan salah satu petani di Lebak, 2 Oktober 2023.

Untuk itu, lanjut Udi pihaknya mendukung Ketua KPK, Firli Bahuri mengusut tuntas dan membongkar agar pihak-pihak yang terlibat bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

“Kami ini dibawah kecewa dan lelah mendengar adanya dugaan korupsi, Menteri Pertanian harusnya bisa mensejahterakan para petani di Seluruh Indonesia. Bukan malah membuat sengsara,” Ungkapnya.

Sebelumnya, Penyidik KPK dalam penggeledahan yang dilakukan di Rumah Dinas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menemukan 12 pucuk diduga senjata api (senpi) uang puluhan miliar rupiah di rumah dinas tersebut.

Terkait temuan senpi, Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian. “Apakah itu senjata api, kami sudah berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah DKI Jakarta,” ujar Ali Fikri, Jumat (29/9/2023).

Masalah penemuan uang, menurut Ali Fikri jumlahnya hingga kini masih dalam proses penghitungan. Tetapi Ali Fikri menyebut uang yang ditemukan di rumah dinas Mentan diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah. “Sejauh ini puluhan miliar yang ditemukan dalam proses penggeledahan itu,” ujar Ali.

Recent Posts

Dukung Kelancaran Arus Balik, One Way Lokal KM 459 s.d KM 420 GT Banyumanik Diberlakukan

MONITOR, Semarang - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melalui PT Trans Marga Jateng (TMJ) bersama…

2 jam yang lalu

Lalu Lintas Jabodetabek–Puncak Melonjak hingga 54 Persen, Arus Wisata Masih Tinggi

MONITOR, Jakarta – Volume lalu lintas pada H+1 libur Idulfitri 1447 H/2026 M masih terpantau tinggi,…

19 jam yang lalu

Distribusi BBM Kalbar Berangsur Normal, Pertamina Tambah Suplai hingga 140 Persen

MONITOR, Pontianak – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kondisi distribusi dan pelayanan Bahan Bakar…

23 jam yang lalu

LSAK: KPK On Track soal Status Tahanan Rumah Yaqut

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam…

23 jam yang lalu

Arus Kendaraan Hari Raya Idulfitri 1447 H Tembus 729 Ribu

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan signifikan arus kendaraan menuju wilayah Timur…

24 jam yang lalu

Pemudik Diimbau Hindari Puncak Arus Balik Lebaran di Tanggal 24, 28 dan 29 Maret 2026

MONITOR, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau para pemudik untuk menghindari puncak arus balik…

1 hari yang lalu