Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad
MONITOR, Jakarta – Bergantinya nama koalisi yang mengusung Prabowo Subianto dari Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) menjadi Koalisi Indonesia Maju sempat menuai perhatian publik. Namun Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyebut nama koalisi yang baru dibentuk semata-mata untuk menjaga soliditas koalisi.
Dalam konferensi persnya belum lama ini, Dasco menegaskan pemberian nama Koalisi Indonesia Maju bukan berarti membubarkan kerjasama politik antara Gerindra dan PKB, serta menghilangkan hak PKB, karena sejatinya perubahan nama itu bertujuan menyolidkan empat partai yang berkoalisi.
“Bahkan dalam pidatonya pak Prabowo menyampaikan soal cawapres akan dibicarakan bersama dengan cara musyawarah mufakat, serta secara khusus akan dibicarakan bersama pak Muhaimin,” kata Dasco.
Dasco menambahkan, selama ini pihaknya tidak pernah menanggapi pernyataan elite PKB maupun Muhaimin selaku Ketua Umum PKB yang merasa tak pernah diberitahu tentang nama koalisi yang baru, atau kemudian menganggap KKIR dibubarkan. Secara tegas Dasco pun menyatakan bahwa Gerindra tidak pernah akan melanggar perjanjian yang telah tertulis antara Gerindra dan PKB, serta tidak akan pernah menghianati dan meninggalkan kawan seperjuangan.
Namun keputusan Muhaimin atau Cak Imin bergabung dengan Nasdem, kata Dasco, secara otomatis membubarkan kerjasama politik antara Gerindra dan PKB. Meski Cak Imin kini resmi dideklarasikan berpasangan dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024, Dasco menyatakan pihaknya menyambut baik dan menghormati keputusan itu.
“Dengan dinamika yang terjadi serta terhadap keputusan yang telah diambil oleh PKB, sehingga otomatis menyebabkan kerjasama politik Gerindra dan PKB berakhir atau koalisi KKIR menjadi bubar dengan sendirinya. Pada prinsipnya kami menghormati, mengucapkan selamat berjuang, serta mengajak untuk bersama-sama menjaga iklim pemilu yang akan datang dengan sejuk dan damai, agar pemilu 2024 berlangsung aman dan lancar,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin meminta pemerintah pusat untuk segera mengkonkretkan…
MONITOR, Jakarta - Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…
Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…
MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…