Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat memberikan keterangan pers terkait kualitas udara di Kota Depok. (Foto: Boy Rivalino)
MONITOR, Depok – Wali Kota Depok Mohammad Idris mengklaim kualitas udara di Kota Depok masih tergolong aman atau sehat.
Pernyataan ini disampaikan Idris menanggapi rencana Pemprov DKI Jakarta menerapkan kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) kapasitas 50 persen bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai 28 Agustus hingga 7 September.
Menurut Idris, berdasarkan alat uji kualitas udara yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang dipasang di sejumlah wilayah, kualitas udara di kota Depok relatif aman.
“Misalnya di Jalan Raya Sawangan, di Jalan Margonda khususnya, itu kalau menurut alat kita, itu kita masih jauh di bawah kota-kota Metropolitan yang ada di sekitar kita,” kata Idris di Gedung DPRD Depok, Rabu (16/08/2023).
Idris pun tidak menampik jika terdapat polusi udara di Kota Depok.
“Tetapi dari alat yang kita pasang di Balai Kota dan dipasang di Margonda, relatif lebih rendah untuk polusi udaranya. (Kualitas udara di Depok) Masih aman, sangat aman,” ungkap Idris.
Sebelumnya, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bakal menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) seiring dengan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 Asean. Hal ini dilakukan untuk mengurangi polusi udara di Ibu Kota pada September mendatang.
Adapun kebijakan tersebut diambil menyusul arahan Presiden Joko Widodo terkait polusi udara di Jabodetabek.
MONITOR, Kepulauan Nias - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat…
MONITOR, Tangerang Selatan - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Suwendi, M.Ag., menegaskan…
MONITOR, Jakarta - Momentum Hari Santri Nasional 2026 harus menjadi pengingat bahwa santri tidak hanya…
MONITOR, SLEMAN - Lahan yang sebelumnya kurang produktif di Dusun Manggunan, Kalurahan Caturharjo, Sleman, mulai…
MONITOR, SEMARANG - Akuakultur atau budi daya perairan berpotensi menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan…
MONITOR, Sumatera — Bencana tidak hanya berdampak pada rumah dan lahan warga, tetapi juga pada…