Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah/ dok: net
MONITOR, Jakarta – Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah akan menyelenggarakan Short Course Energi Sumber Daya Mineral dan Lingkungan Hidup sebagai bentuk partisipasi dalam mewujudkan ketahanan energi dan menjaga kelestarian lingkungan hidup, selama tiga hari yakni pada 25 – 27 Juli 2023.
Sebagai organisasi kepemudaan di Indonesia, Pemuda Muhammadiyah menegaskan komitmen dalam membantu tujuan pembangunan berkelanjutan, salah satunya turut memberikan pemikiran berkelanjutan dalam bidang Energi dan Sumber Daya Mineral dan Lingkungan Hidup.
Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dedi Irawan menyatakan kegiatan ini dilaksanakan guna meningkatkan pengetahuan dan wawasan kader Pemuda Muhammadiyah dalam menjaga ketahanan energi kelestarian lingkungan.
“Nantinya rekomendasi kegiatan ini akan mendeklarasikan Satgas Nasional Tambang Mineral dan Lingkungan Hidup Pemuda Muhammadiyah, yang nantinya ikut serta membantu pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga tambang mineral dan lingkungan,” jelas Dedi dalam keterangan persnya, Senin (24/7/2023).
Kegiatan ini akan dihadiri oleh peserta dari perwakilan PW Pemuda Muhammadiyah se Indonesia. Adapun narasumbernya dihadirkan dari berbagai instansi dan lembaga tingkat pusat, seperti dari Lemhanas RI, Dubes Rusia, BKPM, Komisi VII DPR RI dan sebagainya.
MONITOR, Ciputat - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali mencatatkan pencapaian penting dalam penguatan tradisi akademik…
MONITOR, Jakarta – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di bawah naungan Kementerian Agama Republik…
MONITOR, Jakarta – SMESCO Indonesia memulai SMESCO Incubation & Acceleration Program (SIAP) 2026 sebagai upaya…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menyiapkan peta jalan tata kelola Pekerja Rumah Tangga…
MONITOR, Jakarta - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…