HUKUM

Sepakat dengan Wakapolri, Pakar Sebut Anggota Polri Harus Berprestasi Bukan Mencari Posisi

MONITOR, Jakarta – Pakar Intelijen dan Keamanan, Dr. Susaningtyas Kertopati, mengaku sepakat dengan pernyataan Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto yang menyatakan tidak ada matahari kembar di dalam tubuh Polri.

Perempuan yang akrab disapa Nuning itu mengungkapkan, seluruh anggota Polri harus siap sedia menjadi prajurit Bhayangkara yang tangkas cerdas dan mumpuni dalan hadapi berbagai pola ancaman kejahatan. Mulai dari kasus Terorisme, Narkoba, Kejahatan Jalanan dan lain sebagainya.

Dengan begitu, menurut Nuning, posisi yang dicapai oleh anggota Polri kemudian berdasarkan prestasi, bukan mencari jalan pintas. Sehingga, tidak tercipta adanya matahari kembar.

“(Anggota) Polri harus berprestasi, bukan mencari posisi agar jadi ‘matahari lain’. Semua tugas dijalankan sesuai visi misi dalam sumpah jabatan,” ungkapnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (12/7/2023).

Nuning menyampaikan, Polri ke depan harus semakin solid. Sebab, menurut Nuning, ancaman ke depan bukan hanya bersifat militeristik, tapi juga nirmiliter dan non-militer.

Nuning pun berharap, jargon Polri yang Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan (PRESISI) tidak hanya menjadi, namun dapat diimplementasikan dengan seksama.

“Harus piawai dalam hadapi Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG) dalam kurun 3-5 tahun mendatang beserta jawaban aksi tindaknya,” ujarnya.

Seperti diketahui, Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto memastikan seluruh jajaran masih tetap solid dan tidak ada perpecahan di internal Korps Bhayangkara.

Hal tersebut disampaikan Agus secara langsung usai resmi dilantik menjadi Wakapolri menggantikan Komjen Pol Gatot Eddy Pramono.

Agus menegaskan tidak ada sosok matahari kembar terkait penunjukkan dirinya sebagai Wakapolri.

“Tidak ada matahari dua. Matahari satu, Kapolri. Satya Haprabu satu, kepada pimpinan negara Pak Presiden. Tidak ada tawar menawar,” katanya di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (3/7/2023).

Agus kembali mengingatkan arahan Presiden Joko Widodo di Hari Bhayangkara ke-77 yang memerintahkan Polri agar solid layaknya sapu lidi.

Agus meminta agar tidak ada lagi pemikiran blok atau geng di internal kepolisian. Menurut Agus, seluruh jajaran Korps Bhayangkara haruslah solid untuk menghadapi tantangan kedepan yang dinilai akan semakin berat.

“Tentunya kita perlu kekompakan untuk menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawab Kapolri dalam mewujudkan stabilitas, kamtibmas, maupun mensukseskan program pemerintah,” ungkapnya.

Recent Posts

Guru Besar IPB: Program Makan Bergizi Gratis Adalah Investasi SDM

MONITOR, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan…

11 jam yang lalu

Mengenal Burhanuddin Abdullah, Arsitektur Perbankan Indonesia

"API merupakan kerangka dasar sistem perbankan Indonesia yang memberikan arah, bentuk, dan tatanan industri perbankan…

12 jam yang lalu

Menhaj: IKLHI 2026 Buktikan Peningkatan Layanan Haji

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf menyebut capaian Indeks Kepuasan Layanan…

14 jam yang lalu

Padang Dilanda Banjir Besar, Legislator Tekankan Urgensi Sistem Perlindungan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Anggota DPR RI Dapil Sumatera Barat I, Alex Indra Lukman menyoroti bencana…

16 jam yang lalu

Menaker: Penguatan Kompetensi Lulusan Perguruan Tinggi Penting untuk Menjawab Kebutuhan Dunia Kerja

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan penguatan kompetensi lulusan perguruan tinggi menjadi bagian penting…

17 jam yang lalu

BPS Catat Tingkat Kepuasan Jemaah Haji 2026 Naik Jadi 91,45 Persen

MONITOR, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia (IKLHI) Tahun…

19 jam yang lalu