Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher.
MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, meminta pemerintah bertindak tegas dalam memberantas mafia tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Hal ini merespon kepulangan sebanyak 26 WNI korban TPPO di Myanmar ke Indonesia, belum lama ini. Netty pun meyakini para pelaku TPPO sangat banyak dan masih berkeliaran.
“Kasus TPPO di Indonesia ini seperti gunung es, dimana yang terungkap hanyalah segelintir kejadian. Di luar itu, ada banyak kasus yang belum terungkap dan para pelakunya masih berkeliaran. Pemerintah harus lebih berani mengungkap dan memberantas mafia TPPO,” kata Netty dalam keterangan pers, Senin (29/5/2023).
Legislator dari Fraksi PKS ini lantas meminta pemerintah agar mengambil pelajaran dari kasus yang terjadi guna meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan proses pengiriman WNI ke luar negeri.
“Fungsi pengawasan dan pencegahan harus efektif untuk melindungi WNI agar tidak menjadi korban TPPO. Pemerintah kan memiliki perangkat hukum dan dukungan anggaran. Pastikan hal itu memberi dampak signifikan dalam upaya melindungi WNI yang hendak bekerja ke luar negeri,” terang Netty.
Ditegaskan Netty, kejahatan TPPO di Indonesia sangat terorganisir dan rapi, pemerintah tidak boleh kalah strategi dalam menghadapinya.
“Adakalanya permainan mafia TPPO ini melibatkan oknum petugas sebagai backingan, sehingga dapat terus beroperasi meskipun sudah ada perangkat hukumnya. Pemerintah jangan kalah strategi,” katanya.
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…
MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…
MONITOR, Badung - Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Simpan…
MONITOR, Bali – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mengingatkan seluruh jemaah haji Indonesia untuk…
MONITOR, Serang — Forum Aktivis Muda Serang (FAMS) mempertanyakan penggunaan ruang Ketua DPRD Kabupaten Serang yang…