JATENG-YOGYAKARTA

10 Tahun Jateng Bersholawat, Ganjar: Semoga Menyejukkan Bangsa

MONITOR, Banyumas – Tak kurang dari 10 ribu orang yang terdiri dari berbagai kalangan, membanjiri Stadion Satria yang berada di Kecamatan Purwokerto, Kabupaten Banyumas pada Jumat (12/5) malam.

Mereka datang dari seluruh penjuru daerah di Jawa Tengah, untuk mengikuti Jateng Bersholawat yang dipimpin Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Sejak dicetuskan pertama kali oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat periode pertama kepemimpinannya tahun 2013 silam, Jateng Bersholawat masih terus bergulir dan telah berjalan 10 tahun hingga periode kedua Ganjar.

Ganjar pun yang ditemui usai mengikuti Jateng Bersholawat di Banyumas bersama Habib Syech dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Gus Yasin mengatakan, kegiatan tersebut selalu menarik ribuan orang untuk datang lantaran kecintaan warga terhadap sholawat nabi.

“Alhamdulillah berjalan lancar ya semuanya, dan sudah lama kita tidak bisa bersholawat bareng-bareng,” ujar Ganjar usai mengikuti Jateng Bersholawat.

Awal mula Jateng Bersholawat berjalan yang diinisiasi Ganjar, lantaran dorongan dari para alim ulama ke Ganjar untuk membuat satu program keagamaan yang dapat diikuti seluruh umat Muslim se-Jawa Tengah.

Atas masukan dari para ulama, Ganjar yang saat itu masih baru menjabat Gubernur Jawa Tengah, langsung menggerakkan Jateng Bersholawat untuk direalisasikan dan menjadi agenda rutin program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Hari ini penuh, sekitar 10 ribu tadi kata Pak Bupati ya. Mudah-mudahan makin menyejukkan, Jawa Tengah kompak seperti doa tadi,” ucap pria berambut putih itu.

Dalam kegiatan Jateng Bersholawat, massa yang hadir selalu membludak mencapai ribuan orang. Biasanya, massa didominasi oleh Syechermania atau gerakan pecinta sholawat yang diketuai Habib Syech.

Di tengah acara Jateng Bersholawat, Habib Syech juga selalu mendoakan keselamatan Jawa Tengah dan bangsa Indonesia agar dijauhkan dari bencana dan permusuhan.

Senada dengan Habib Syech, Ganjar berharap Jateng Bersholawat selalu menjadi kegiatan yang selalu ditunggu dan dirindukan oleh warga Jawa Tengah.

“Semoga Jawa Tengah selamat dan Indonesia selalu diberi keselamatan,” kata Ganjar.

Recent Posts

Puncak Arus Mudik 2026 Terlewati, 621 Ribu Kendaraan Melintas ke Arah Timur Trans Jawa

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat arus puncak mudik Idulfitri 1447 Hijriah telah…

56 menit yang lalu

Kemnaker Hapus Batas Tahun Kelulusan sebagai Syarat Pelatihan Vokasi 2026

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas akses Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1…

4 jam yang lalu

Dirut Jasa Marga: Volume Lalu Lintas Tinggalkan Jabotabek H-10 s.d H-2 Libur Idulfitri 1447H Capai 1,6 Juta Kendaraan

Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa volume…

6 jam yang lalu

Ketika Mahasiswa Mudik: Dari Kampus Kembali ke Kampung

Oleh: Sugiyono, M.IP* Mudik selalu menghadirkan dua wajah sekaligus: kerinduan yang tuntas dan kesadaran yang…

6 jam yang lalu

Layanan Gerbang Tol Cikampek Utama Kembali Normal Pasca Penghentian One Way

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan normalisasi layanan operasional di Gerbang Tol…

7 jam yang lalu

Jalan Tol Trans Jawa Kembali Normal di Kedua Arah usai One Way Nasional Distop

Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas one way nasional…

8 jam yang lalu