PEMERINTAHAN

Jokowi Ingatkan ASEAN Tidak Boleh jadi Proksi Negara Manapun

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo menjelaskan sejumlah tantangan keketuaan Indonesia dalam menavigasi ASEAN di antara kekuatan-kekuatan besar di dunia ke depan.

Ia mengingatkan, ASEAN tidak boleh menjadi proksi bagi negara mana pun atau pihak mana pun.

Menurut Jokowi, prinsip Indonesia di keketuaan ASEAN adalah kolaborasi dan kerja sama dengan siapapun.

“ASEAN harus tetap terbuka dan bisa bekerja sama dengan negara mana pun,” ujar Jokowi dalam keterangannya, Senin (8/5/2023).

Dengan demikian, kata Jokowi, setiap masalah bisa diselesaikan dengan pendekatan dialog, termasuk dalam isu Myanmar yang juga akan menjadi salah satu poin pembahasan para pemimpin ASEAN pada KTT ke-42 di Labuan Bajo.

Recent Posts

Klaim Harga Bahan Pokok Stabil Pasca-Lebaran 2026, Mendag: Daya Beli Masyarakat Menguat

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perdagangan mencatat stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 2026,…

2 menit yang lalu

Kemenperin Perkuat Wirausaha Industri

MONITOR, Jakarta - Dalam rangka memperkuat ekosistem industri nasional, Kementerian Perindustrian terus mendorong lahirnya wirausaha…

5 jam yang lalu

Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH 1 Hari dalam Sepekan

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan…

7 jam yang lalu

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri melalui Layanan Sertifikasi Terintegrasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat langkah strategis dalam mempercepat transformasi industri nasional yang…

8 jam yang lalu

Program Pendampingan Pertapreneur Aggregator Diklaim Sukses Dongkrak Pendapatan UMK

MONITOR, Jakarta – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat dukungannya bagi usaha mikro dan kecil (UMK) melalui…

9 jam yang lalu

Komisi I DPR Kutuk Serangan Israel terhadap Prajurit TNI di Lebanon

MONITOR, Jakarta — Anggota Komisi I DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengutuk keras serangan…

13 jam yang lalu