Ilustrasi jamaah haji di Makkah
MONITOR, Depok – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok mendapatkan kuota haji sebanyak 1.661 calon jemaah pada musim haji tahun 1444 Hijriah atau tahun 2023 ini. Ribuan calon jemaah haji tersebut akan berangkat ke Tanah Suci pada Mei-Juni ini.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Depok, Yuli Rahmawati mengatakan, ribuan calon jemaah haji tersebut akan diberangkatkan dalam empat kloter. Rencananya kloter pertama akan berangkat pada 24 Mei 2023.
“Sementara Kota Depok belum memiliki slot untuk penerbangan, sehingga masih menunggu informasi dari pusat. Namun, kalau secara nasional kloter pertama akan berangkat pada 24 Mei,” katanya kepada wartawan, Rabu (03/05/2023).
Dirinya menjelaskan, dari 1.661 jamaah haji yang akan berangkat terdiri dari 770 calon jemaah haji laki-laki dan 891 perempuan. Didominasi usia 51-75 tahun dengan 1.036 orang.
“Usia 0-25 tahun ada 15 orang, lalu usia 26-50 tahun ada 509 orang dan 76-100 tahun sebanyak 101 orang,” ujarnya.
Lebih lanjut, ujar dia, saat ini ada sekitar 20 persen calon jemaah haji yang belum melakukan pelunasan biaya. Batas akhir pelunasan hingga 5 Mei mendatang.
Kemudian, saat ini pihaknya tengah menyiapkan dokumen visa. Mulai dari pemindaian paspor dan foto, hingga rekam biometrik.
“Calon jemaah haji juga sebagian besar sudah melakukan tes kesehatan dan vaksin meningitis,” tuntasnya.
MONITOR, BEKASI – Gedung Juang Tambun bukan sekadar bangunan bersejarah. Di tempat yang menjadi simbol…
MONITOR, Lampung Selatan - Upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional tidak bisa hanya mengandalkan kebijakan dari…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan daya…
MONITOR, Denpasar — Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem digital…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan jemaah haji Indonesia pada fase Mina, khususnya…
MONITOR, Jakarta — Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menilai bantuan…