PEMERINTAHAN

Bareng Ganjar, Menteri Basuki Pantau Arus Mudik di Rest Area Tol Batang-Semarang

MONITOR, Semarang – Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR), M. Basuki Hadimuljono, dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meninjau arus mudik di wilayah Jawa Tengah sekaligus menghadiri acara Ngabuburit di Rest Area Travoy yang dilaksanakan pada Selasa (18/04), tepatnya di Rest Area Travoy Km 379A dan Km 389B Jalan Tol Batang-Semarang.

Turut hadir dalam acara ini Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan, Endra S. Atmawidjaja, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahadian, Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR, Triono Junoasmono, jajaran Direksi PT Jasa Marga (Persero) Tbk yaitu Direktur Utama, Subakti Syukur, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko, Pramitha Wulanjani, Direktur Pengembangan Usaha, M. Agus Setiawan serta Direktur Utama PT Jasamarga Related Business, Dian Takdir.

Menteri PUPR dan Gubernur Jawa Tengah turut menyapa dan membagikan takjil untuk para pemudik yang sedang beristirahat di rest area. Di kesempatan ini juga dilaksanakan peresmian Kampoeng UMKM di Rest Area 379A Jalan Tol Batang-Semarang merupakan Kampoeng UMKM kedua yang dikelola oleh Jasa Marga setelah Rest Area Km 88B Jalan Tol Cipularang.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Jasamarga Related Business (JMRB), Dian Takdir mengatakan, Kampoeng UMKM merupakan program inisiatif dan salah satu fokus utama Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Jasa Marga yang berkolaborasi dengan PT JMRB sebagai service provider pengelola rest area Jasa Marga Group.

“Dalam melayani arus mudik Lebaran tahun ini, PT JMRB juga telah menyiapkan pelayanan di rest area, di antaranya dengan pengaturan lalu lintas kendaraan di rest area dengan memaksimalkan area parkir, rekayasa buka tutup rest area jika terjadi kepadatan berdasarkan diskresi Kepolisian, peraturan maksimal 30 menit di setiap kunjungan serta menyiapkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKLU) sebanyak 15 unit,” imbuh Dian.

Di waktu yang sama, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam sambutannya mengungkapkan bahwa selama dua hari ini ia terus meninjau para pemudik khususnya yang melalui Jalan Tol Trans Jawa. Ditambah lagi, Jawa Tengah merupakan destinasi pemudik favorit serta di hari yang sama juga bertepatan dengan peluncuran program Mudik Bareng BUMN yang merupakan program mudik gratis yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat.

Ia juga menilai bahwa mudik lebaran tahun ini dapat memberikan kesan yang baik usai pandemi COVID-19. Saat melakukan pengecekan jalur mudik di darat, Ganjar melihat arus lalu lintas yang lancar dan tidak terjadi kemacetan.

“Khusus untuk jalur darat, penerapan one way sudah diterapkan, tepatnya dari Km 72 Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga GT Kalikangkung Semarang. Mudah-mudahan dengan kelancaran mulai dari infrastruktur, pengaturan lalu lintas dan hal-hal lainnya, para pemudik bisa pulang dengan selamat, bisa menjalankan ibadah puasa baik, diikuti salat idul fitrinya dengan lancar juga,” ujar Ganjar.

Dalam kesempatan tersebut, Ganjar juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri PUPR dan Jasa Marga terkait Rest Area Travoy Km 379A Jalan Tol Batang-Semarang yang tidak hanya bersih namun juga mengakomodir para UMKM. Pelayanan dan fasilitas yang ditawarkan juga memadai untuk kebutuhan para pemudik.

“Untuk seluruh pemudik yang berada di rest area ini, jagalah kebersihan, jangan membuang sampah sembarangan di rest area, dan kita semua mengharapkan perjalanan mudik tahun ini berjalan lancar dan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri PUPR M. Basuki Hadimuljono mengatakan, ada tiga hal agar mudik menjadi aman dan berkesan. Pertama, sarana prasarana harus disiapkan, khususnya terkait kebersihan dan kebutuhan air. Kedua, terkait regulasi seperti contraflow dan one way yang diberlakukan mulai Selasa, 18 April 2023 oleh Korlantas Polri.

“Ketiga, perilaku pengguna. Pada pelaksanaan kegiatan mudik, semua pihak harus bekerja sama dengan baik. Saya di Kementerian PUPR menyiapkan prasarana, Kepolisian dan Kementerian Perhubungan untuk regulasinya, dan pengguna juga harus berperilaku baik. Jangan sampai one way dibuka tapi masih ada yang rebutan untuk masuk,” kata Menteri Basuki.

Selain meresmikan Kampoeng UMKM di Rest Area Travoy Km 379A, Menteri PUPR dan Gubernur Jawa Tengah juga turut hadir dalam program Budaya Kita Berbagi (BUKBER) Jasa Marga yang memberikan santunan untuk anak yatim di Masjid Sabilul Istiqomah Rest Area Km 379A. Selanjutnya, Menteri PUPR dan Gubernur Jawa Tengah beserta rombongannya melanjutkan tinjauannya ke Rest Area Km 389B dan kembali membagikan takjil dan berinteraksi dengan pengguna jalan yang berada di rest area tersebut.

Recent Posts

Indonesia Gaungkan Kolaborasi Industri Masa Depan pada Forum BRICS 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali memperkuat peran Indonesia dalam kerja sama industri global…

13 jam yang lalu

Apresiasi Kebijakan Afirmasi Pendidikan Prabowo, Rektor UIN Jakarta ajak Semua Pihak Bangun Sinergi Tri Dharma Terintegrasi

MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Asep Saepudin Jahar mengapresiasi kebijakan trasformatif…

17 jam yang lalu

Kemnaker Gandeng Tiga Kampus di Bandung untuk Pengembangan SDM, Riset, dan Pengabdian Masyarakat

MONITOR, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan tiga perguruan tinggi di Bandung, yakni Universitas…

18 jam yang lalu

Kenaikan Dollar antara Kepanikan dan Rasionalitas Ekonomi

Oleh: Haris Zaky Mubarak, MA* Dalam setiap episode diskursus pelemahan rupiah, satu fenomena selalu berulang…

18 jam yang lalu

Di Konferensi Perburuhan Internasional, Menaker Yassierli Paparkan Program Presiden Prabowo untuk Siapkan Tenaga Kerja Masa Depan

MONITOR, Jenewa - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memaparkan sejumlah program Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan…

22 jam yang lalu

Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar Modus DAM dan Badal Haji, Oknum KBIHU Terancam Dicabut Izinnya

MONITOR, Jeddah -  Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkap dugaan praktik…

22 jam yang lalu