MONITOR, Serang – Belasan kader Nasyiatul Aisyiyah Banten antusias mengikuti Pelatihan dan Pengembangan Kapasitas Pimpinan Nasyiatul Aisyiyah Banten di Bumi Tirtayasa, Serang, Ahad (16/4/2023). Kegiatan ini menghadirkan Hj Ida Nurwidayati, selaku Ketua Majelis Kesehatan Sosial Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Serang.
Dalam pelatihan itu, Ida Nurwidayati memaparkan secara komprehensif teknik pembuatan proposal kegiatan yang baik dan dapat menarik calon mitra.
“Proposal Sponsorship is unique, Karena inti dari sponsorship adalah kerjasama bukan donasi. So, make it different. Fokuskan pada keuntungan untuk sponsor ketimbang pada keuntungan pihak penyelengara. Apa yang akan mereka dapatkan jika mereka mensponsori kegiatan kita,” terang Ida Nurwidayati.
Ida juga mengingatkan peserta agar menghindari target CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan yang berkonflik dengan warga, merugikan warga dan melakukan aktivitas suap menyuap demi mendapatkan bantuan dana.
Di akhir pelatihan, Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Serang Ustadz Jihadi Santoso memberikan tausiyah agar peserta mampu menjemput berkah dan kemuliaan di bulan suci Ramadan. Sebagai mahluk sosial, Ustadz Jihadi menjelaskan manusia harus siap mempengaruhi dan dipengaruhi dalam kehidupan sosial bermasyarakat.
“Manusia jika diibaratkan dengan gelas, dia akan dipakai jika keadaan gelas tersebut bersih,” ujar Ustadz Jihadi.
Pada momentum Idul fitri yang bermakna kembali, umat manusia akan menjadi fitrah/bersih. Ia berharap setiap individu harus mengembalikan kondisi dari puasa ke berbuka, dari yang kotor menjadi bersih.
“Kalau kita menjadi baik di lingkungan baik itu mudah. Perkara yang sulit itu kita baik di lingkungan yang tidak baik,” pungkasnya.
