PENDIDIKAN

Dosen Teknik Industri UMB Gandeng VIT India Tingkatkan Kualitas UMKM

MONITOR, Bekasi – Salah satu Tridarma perguruan tinggi adalah pengabdian masyarakat yang wajib dilakukan para dosen bersama mahasiswa menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi pada masyarakat.

Pada kesempatan ini Prodi Magister Teknik Industri Universitas Mercu Buana (Prodi MTI UMB) bersama Vellor Institute of Technology (VIT, India) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat pada Mitra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Packaging yaitu PT. Sukses Mitra Prima (PT. SMP).

Kegiatan ini mendukung himbauan Presiden Joko Widodo, saat memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Kerja Sama Dalam Rangka Kemitraan Penanaman Modal Asing (PMA) dan Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kemitraan UMKM dengan usaha besar ini sangat penting agar UMKM bisa masuk dalam rantai produksi global, meningkatkan peluang UMKM untuk naik kelas, dan meningkatkan kualitas usaha UMKM menjadi lebih kompetitif,” ujarnya secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (18/01/2021).

Acara ini dilaksanakan Sabtu (1/4/2023) di PT. Sukses Mitra Prima, Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. Humiras Hardi Purba, Dr. Choesnul Jaqin, Dr. Sawarni Hasibuan, dan Dr. Jacky Chin, serta Prof Jayakrishna Kandasamy yang berasal dari India. Kegiatan ini dilakukan secara hybrid dikarenakan untuk mengakomodir peserta yang tidak dapat hadir secara offline.

Tidak hanya itu, Mahasiswa dan Alumni Magister Teknik Industri juga hadir dalam kegiatan pengabdian masyarakat secara offline, jumlah peserta online yang hadir tercatat 117 peserta.

Dalam sambutannya, Wasito sebagai Owner PT. Sukses Mitra Prima, Bekasi, Jawa Barat, menyambut baik kerjasama dengan Prodi MTI-UMB Jakarta untuk meningkatkan kelas UMKM Packaging yang beliau pimpin ke tingkat global.

Wasito juga mengatakan produk packaging PT. SMP ini diperuntukkan mengemas produk yang di export ke manca negara. Tak terlepas juga kehadiran Ketua LPPM Universitas Mercu Buana turut membuka acara pengabdian masyarakat dosen Magister Teknik Industri Universitas Mercu Buana.

“Adanya elaborasi kegiatan dengan Mitra Internasional ini dapat menjadi ajang bergengsi untuk Perguruan Tinggi dalam meningkatkan kualitas dan daya saing di level internasional dan sejalan dengan Visi Universitas Mercu Buana,” ujar Dr. Erna Setiany M.Si selaku Ketua LPPM Universitas Mercu Buana Jakarta.

Dalam pemaparannya, Dr. Choesnul Jaqin memberikan beberapa rekomendasi untuk perusahaan packaging, harus sudah mulai fokus pada praktik ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk mengatasi kepedulian akan lingkungan, sosial dan ekonomi juga melakukan transformasi dari ekonomi linier ke sirkular ekonomi meningkatkan keberlanjutan.

“Selain itu, untuk mengurangi bahan kemasan, mengoptimalkan desain, menerapkan kemasan yang dapat digunakan kembali dan bekerja sama dengan pemasok, industri otomotif dapat mengurangi dampak lingkungan dan bergerak menuju masa depan yang lebih berkelanjutan,” ujar Dr. Choesnul Jaqin selaku Dosen Magister Teknik Industri Universitas Mercu Buana.

Di lain pihak untuk meningkat produktivitas produksi perusahaan harus melakukan Kaizen yaitu melakukan perbaikan secara terus menerus oleh seluruh lapisan jajaran dalam perusahaan. Kaizen harus mempuyani tujuan dan fokus pada apa yang akan diperbaiaki, dengan melakukan perbaakan yang berkesinambungan maka kemampuan perusahaan akan meningkat serta produk yang dihasilkan dapat bersaing di pasar global.

Selain itu, Dr. Choesnul Jaqin berharap harus diimplementasikan segera dimulai oleh seluruh jajaran PT. Sukses Mitra Prima, Bekasi, Jawa Barat, sehingga UMKM Packaging kita dapat berkembang menjadi perusahaan yang kompetitif dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan. PT. Sukses Mitra Prima, Bekasi, Jawa Barat, sebagai bagian dari UMKM harus belajar tanpa henti untuk meningkatkan manajemen dan menghasilkan produk yang berkualitas disesuaikan dengan keinginan pelanggang untuk dapat naik kelas.

Recent Posts

Prof. Rokhmin: Ekonomi Biru Kunci Menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, menegaskan bahwa potensi besar…

1 jam yang lalu

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pernyataan WamenHAM: Stigmatisasi NGO

MONITOR, Jakarta - Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan (SSR) mengecam keras pernyataan Wakil…

2 jam yang lalu

Indonesia, Board of Peace, dan Taruhan Geopolitik Global Palestina

MONITOR, Jakarta - Keputusan Indonesia bergabung sebagai anggota pendiri Board of Peace, sebuah inisiatif yang…

2 jam yang lalu

WEF Davos 2026, Prabowo Tegaskan Arah Baru Indonesia

MONITOR, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan arah pembangunan nasional yang berfokus pada…

3 jam yang lalu

Menag: Ekonomi Syariah Bukan Lagi Alternatif, Tapi Instrumen Utama Keadilan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar menegaskan bahwa ekonomi syariah tidak boleh…

4 jam yang lalu

Mendikdasmen: Digitalisasi Jangkau 288 Ribu Sekolah, Termasuk Daerah 3T

MONITOR, Jakarta - Pembelajaran Sains di sekolah selama ini kerap berhenti pada rumus yang dihafalkan,…

5 jam yang lalu