INDUSTRI

Luhut: Subsidi Kendaraan Bermotor Pacu Industri Energi Baru

MONITOR, Jakarta – Kebijakan subsidi kendaraan bermotor menjadi upaya pemerintah untuk menyumbang 25% emisi karbon di Indonesia. Tercatat hampir 21 juta mobil dan 115 juta motor yang dimiliki masyarakat.

“Saya merasa jika tren ini dibiarkan konsisten meningkat, maka akan mendorong kenaikan konsumsi BBM serta produksi emisi Gas Rumah Kaca,” ujar Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Luhut mengungkapkan jumlah kendaraan listrik yang ada di Indonesia masih sangat sedikit. Penyebabnya karena perbedaan harga yang signifikan antara kendaraan listrik yang ramah lingkungan dengan kendaraan konvensional, sehingga menghalangi kemampuan masyarakat untuk bertransisi mengadopsi kendaraan listrik.

“Kami belajar dari Norwegia, yang berhasil memimpin adopsi kendaraan listrik dunia sampai menjadi world’s top-selling electric-vehicle market per capita. Tingginya adopsi Electric Vehicle di negara tersebut terjadi berkat dukungan pemerintah di berbagai kebijakan yang pro terhadap program ini,” ucap Luhut.

Karena itulah, dikatakan Luhut, program bantuan pemerintah untuk kendaraan bermotor listrik diluncurkan sebagai langkah awal untuk meningkatkan keterjangkauan harga dan daya beli masyarakat terhadap kendaraan listrik yang lebih luas, serta memacu perkembangan industri otomotif energi baru.

“Bantuan ini nantinya diharapkan dapat mendorong adopsi kendaraan listrik dan tentunya tidak akan berlangsung selamanya. Kelak saat harga kendaraan listrik semakin terjangkau, titik adopsi masal tercapai, otomatis kebutuhan dan relevansi fasilitas bantuan akan berkurang,” tandasnya.

Recent Posts

Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Warga Rancamaneuh Munjul Gelar Upacara di Halaman Masjid Al Muhibbin

MONITOR, Tangerang — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga…

1 jam yang lalu

Menaker Yassierli: Pekerja Kompeten Jadi Kunci Industrialisasi Indonesia

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pekerja kompeten menjadi salah satu kunci…

1 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Kemerdekaan Harus Jadi Energi Membangun Indonesia Berdaulat dan Makmur

MONITOR, JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak semestinya berhenti…

5 jam yang lalu

Mahasiswa KKN Nusantara Dorong Tata Kelola Masjid di Leuwidamar

MONITOR, LEBAK – Peserta KKN Nusantara dari delegasi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur…

5 jam yang lalu

Dari Timah ke Kopi Liberika, Harapan Baru Ekonomi Masyarakat Bangka Belitung

MONITOR, Bangka – Sejarah Pulau Bangka tidak dapat dipisahkan dari timah. Sejak masa kolonial, komoditas…

1 hari yang lalu

Warga Samadua Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi

MONITOR, Aceh Selatan - Ribuan warga dari sejumlah gampong terdampak berkumpul di Masjid Jami' Al…

1 hari yang lalu