JATENG-YOGYAKARTA

Respon Cepat Ganjar Bangkitkan UMKM Jateng, ‘Launching KUR Super Mikro Bunga 3 Persen

MONITOR, Jakarta – Kondisi ekonomi yang tak pasti akibat Pandemi Covid-19 direspon cepat oleh pemerintah, dengan meluncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Super Mikro. Kredit ini dapat dimanfaatkan pelaku usaha kecil karena suku bunga yang sangat kecil, yakni sebesar tiga persen.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyaksikan secara virtual peluncuran KUR Super Mikro yang dilaksanakan di Solo, Sabtu (25/2/2023). Ganjar berharap ini akan mendorong kemandirian ekonomi rakyat.

“Kami terima kasih dengan Kemenko Perekonomian karena Jawa Tengah dipilih sebagai tempat untuk me-launching Kredit Super Mikro dengan suku bunga yang kecil sekali, tiga persen per tahun. Dan Solo dipakai sebagai tempatnya bersama Bank Jateng,” ujarnya.

Ganjar mengatakan, pemilihan Jawa Tengah sebagai tempat peluncuran KUR Super Mikro bukan tanpa alasan. Melainkan kondisi ekonomi yang menurut Ganjar harus direspon cepat.

“Saya senang, saya angkat topi, karena pemerintah merespon itu dengan sangat cepat dulu,” ucapnya.

Ganjar lalu menceritakan proses perjalanan KUR yang terus diturunkan bunganya oleh Presiden Joko Widodo. Dari semula bunga sebesar 12 persen, turun menjadi 9 persen. Kemudian, bunga turun menjadi 6 persen dan saat ini bunga turun menjadi 3 persen.

Jawa Tengah, kata Ganjar, lebih dulu mempunyai KUR dengan suku bunga tujuh persen yang kemudian diikuti pemerintah pusat dengan suku bunga enam persen. Kemudian Jawa Tengah pernah juga menjadi tempat uji coba kredit usaha mikro untuk peternakan, dengan suku bunga enam persen itu di Wonogiri.

“Ternyata yang mengakses KUR ini sangat banyak, wabil khusus usaha kecil dan mikro. Alhamdulillah di Jawa Tengah ini optimal karena kami hampir dua tahun ini berturut-turut, kita menjadi penyalur KUR tertinggi di Indonesia,” paparnya.

“Artinya apa, masyarakat memang merasa mendapatkan manfaat itu. Pendampingan-pendampingan pemda, dari perbankan menjadi penting untuk kita dorong, agar ada kemandirian di tingkat pengusaha yang kecil dan mikro,” imbuh Ganjar.

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, respon cepat ini sejalan dengan program UMKM naik kelas. Selanjutnya, Ganjar mendorong Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah untuk terus mendampingi para pelaku usaha kecil.

“Nah, dengan kredit super mikro yang tiga persennya ini, harapan kami akan jauh lebih banyak pelaku usaha kecil. Nanti, usaha kecil bisa akses ini dan setelah di-launching kami akan damping. Kami akan gaspol, dan akan kami beritakan kepada masyarakat, wabil khusus kepada UKM yang sudah kami bina, kembangkan lagi yuk, pakai fasilitas ini agar usahanya bisa maju,” tandasnya.

Recent Posts

Wamenaker Tekankan Pentingnya Pelatihan dan Akses Kerja bagi Anak Muda

MONITOR, Surabaya — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menekankan pentingnya pelatihan kerja yang sesuai dengan…

2 jam yang lalu

Maknai Hari Sumpah Pemuda, Jasa Marga Dorong Regenerasi Kepemimpinan dan Inovasi Digital

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memaknai peringatan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum…

2 jam yang lalu

Kementerian UMKM Segera Salurkan Banpres Rehabilitasi Usaha Mikro Terdampak Bencana Sumatera

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan penyaluran Bantuan Presiden (Banpres)…

2 jam yang lalu

Kemnaker Verifikasi Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memverifikasi perusahaan dan instansi pemerintah yang mendaftar sebagai mitra…

11 jam yang lalu

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027 Berhak Lunas, Cek Status dan Siapkan Kesehatan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengumumkan daftar nama jemaah haji reguler yang…

12 jam yang lalu

LSAK Soroti Dugaan Praktik Nepotisme Pengangkatan Anak Menhaj sebagai Tenaga Ahli

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak aparat penegak hukum (APH), khususnya Komisi…

13 jam yang lalu