INDUSTRI

Importir Arab Saudi Apresiasi Produsen Tekstil Indonesia

MONITOR, Riyadh – Importir tekstil dan produk tekstil (TPT) dari Arab Saudi mengapresiasi produsen TPT Indonesia karena telah menjadi mitra dagang yang kooperatif selama pandemi dan pascapandemi.

Kepercayaan yang diberikan produsen TPT Indonesia kepada importir Arab Saudi mempermudah transaksi dagang di antara kedua pihak. Hal tersebut mengemuka dalam business lunch antara Tim Ekonomi dan Perdagangan KBRI Riyadh dan AI-Ghaith Trading Est. (ATE) di Riyadh, Arab Saudi pada Jumat (3/2/2023).

“Importir TPT Arab Saudi, khususnya Al-Gaith Trading Est., merasa terbantu saat bekerja sama bisnis dengan produsen TPT Indonesia terlebih di masa pandemi Covid-19. Produsen TPT Indonesia antara lain PT. Fuji Palapa Textile Industries (Fujitex), PT. Trisulatex, dan PT Daliatex Kusuma membangun kerja sama dagang didasarkan pada faktor kepercayaan tanpa membebani persyaratan transaksi yang memberatkan Al-Gaith Trading Est.,” kata Atase Perdagangan Riyadh Gunawan.

Duta Besar RI untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad mengatakan, KBRI Riyadh beserta perwakilan perdagangan di Arab Saudi berkomitmen membantu importir Arab Saudi untuk mendapatkan TPT dari Indonesia.

Ia juga mengatakan akan mendorong agar semakin banyak produk-produk berkualitas dari Indonesia dapat masuk ke pasar Arab Saudi.

“KBRI Riyadh senantiasa mendukung dan membantu importir Arab Saudi mendapatkan produk-produk Indonesia lainnya, tidak terbatas pada produk TPT, karena melihat potensi produk Indonesia yang sangat besar, seperti sektor makanan dan minuman, sayuran, buah-buahan, rempah-rempah, dan lain-lain,” kata Dubes Abdul Aziz Ahmad.

Segmentasi pasar untuk jenis produk TPT dari Indonesia yang dibidik ATE adalah kelas menengah atas. Selain dari Indonesia, produk TPT untuk pangsa pasar kelas menengah ini juga diimpor dari Korea Selatan, Jepang, dan Jerman.

Sementara itu, untuk produk TPT bagi pangsa pasar kelas menengah bawah, ATE lebih banyak mengimpor produk dari India karena kemampuannya bersaing dengan produk-produk dari Tiongkok yang terkenal kompetitif dan murah.

Recent Posts

Bedah Buku di Munas-Konbes NU 2026, Gus Hery Tegaskan Kesiapan Mengabdi untuk Masa Depan PBNU

MONITOR, Kediri – Forum bedah buku dalam rangka pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar…

12 jam yang lalu

Sambangi UID, Senator Jihan Fahira Ajak Mahasiswa Kawal Demokrasi Substantif dan Etika Berbangsa

MONITOR, Depok – Anggota DPD RI, Jihan Fahira, mengajak mahasiswa untuk berperan aktif mengawal kehidupan…

16 jam yang lalu

UMKM Kota Mataram Sektor Perhiasan Makin Tangguh Berkat Akses KUR

MONITOR, Mataram – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melakukan kunjungan kerja ke sentra…

20 jam yang lalu

Selamat Jalan Pejuang Madrasah Diniyah Nusantara: Mengenang Dr. Sumitro, M.Si., Pendiri FKDT

Oleh: Akhmad Sururi(Plt. Sekretaris Jenderal DPP FKDT) Kabar duka menyelimuti keluarga besar pegiat pendidikan keagamaan…

22 jam yang lalu

Pemadaman Listrik Bergilir yang Makin Sering Buat Rakyat Resah, Legislator: Sengaja Ada Pembiaran

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam meminta Pemerintah dan PT PLN…

1 hari yang lalu

Tekankan Pentingnya Mitigasi Bencana Kekeringan, DPR Dorong Peningkatan Infrastruktur Ketahanan Air Nasional

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…

1 hari yang lalu