PEMERINTAHAN

Kementan Bersyukur dengan Capaian Mentereng 2022

KONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Sekretaris Jenderal Kasdi Subagyono mengucapkan syukur atas capaian di tahun 2022 yang sangat memuaskan. Setidaknya beberapa prestasi nasional dan internasional telah diraih Kementan menandai kinerja yang makin mentereng. Begitu pula indikator kesejahteraan petani menampakkan konsistensi berada diatas target nasional.

Kasdi menambahkan semua berkat kerja keras jajaran Kementan, pemerintah daerah dan tentu saja andil besar para petani. “Petani kita menjadi pahlawan sesungguhnya bagi pangan Indonesia. Alhamdulilah makan kita cukup, harga yang relatif stabil baik bagi petani sebagai produsen dan masyarakat sebagai konsumennya. Terima kasih luar biasa pertanian kita,” tegas Kasdi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, minggu (1/1/2023).

Sebagai informasi capaian yang diraih sektor pertanian pada 2022 sebagai berikut:

  1. Nilai Tukar Petani (NTP) merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan/daya beli petani di perdesaan. NTP nasional November 2022 sebesar 107,81. Nilai NTP ini bahkan menyentuh 109,29 pada Maret 2022.
  2. BPS juga mencatat Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) nasional November 2022 sebesar 107,25. Pun pada bulan Maret 2022 mencapai angka tertinggi 109,25.
  3. Tren ekspor komoditas pertanian mencapai periode yang mengesankan dalam 3 tahun terakhir. Bahkan periode Januari-Oktober 2022 telah mencapai 550,11 trilyun atau naik Meningkat 7,9% dibandingkan periode sama 2021.
  4. Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor pertanian pada 2022, mencapai 103,92 trilyun atau 115,46% dari target 90 trilyun. Jumlah debitur pun melonjak hingga 2,521 Juta Debitur.
  5. Khusus Nataru dan hari besar keagamaan sepanjang 2022, stok pangan nasional tetap cukup dan harga terjaga stabil.
  6. Prestasi yang paling membanggakan pada tahun 2022, diraihnya pengakuan Swasembada Beras dan resilensi pertanian yang diberikan IRRI bertepatan pada HUT RI. FAO atau Badan Pangan Dunia juga mengakui Ketahanan Pangan Indonesia sangat baik ditengah desakan pandemi covid 19.

“Capaian positif ini menjadi modal baik bagi kami melanjutkan sektor pertanian. Tahun 2023 memang akan sulit di prediksi mengingat ancaman krisis dunia dan cuaca ekstrem, tapi kita optimis dan bekerja lebih keras lagi,” tutup Kasdi.

Recent Posts

Kemenhaj Gelar CAT PPIH 2027 Non Nakes Serentak, Gandeng BKN untuk Perkuat Transparansi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…

15 jam yang lalu

Rektor UID Buka PBAK 2026, Tekankan Adab, Prestasi, dan Kontribusi Mahasiswa

MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…

1 hari yang lalu

Menaker: Kunci Wirausaha Bukan Sekadar Dapat Pelanggan, tapi Menjaga Hubungan

MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…

2 hari yang lalu

Kemenperin Sampaikan Duka Cita Mendalam Atas Insiden Kebakaran Pabrik di KEK Sei Mangkei

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…

2 hari yang lalu

Majelis ASTACITA Gelar ‘Maulid Nabi dan Dzikir Kemerdekaan’ di Karawang, Gaungkan Jaga Rawat Jabar

MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…

2 hari yang lalu

Capai 75 Ribu Pendaftar PPIH 2027 Non Nakes, Kemenhaj Gelar CAT Dua Gelombang

MONITOR, Jakarta - Lebih dari 75 ribu orang mendaftar Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

2 hari yang lalu