MONITOR, Depok – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok berencana mengelola sampah mebel atau furniture menjadi peralatan dapur. Sejumlah langkah telah disiapkan untuk mewujudkan hal tersebut.
Kepala DLHK Kota Depok Ety Suryahati mengatakan, untuk mendaur ulang sampah mebel menjadi peralatan dapur, pihaknya telah mengirim sejumlah petugas mengikuti pelatihan di Jakarta.
Adapun peralatan dapur yang dimaksud diantaranya talenan dan sendok kayu.
“Jadi kita latih petugas kita itu sebanyak 25 orang dengan DKI. Untuk sampah-sampah kayu kalau bisa dimanfaatkan, kita manfaatkan. Apakah untuk pot, pajangan dan lain sebagainya. Ini sedang kita latih,” katanya saat berkunjung ke kantor PWI Depok, Kamis (15/12/2022).
“Jadi sampah-sampah bekas furniture, sebenarnya ada nilai ekonomisnya. Diharapkan masyarakat bisa mengubahnya menjadi barang yang bisa dijual,” sambungnya.
Labih lanjut Ety mengatakan, untuk mengatasi persoalan sampah yang bertebaran di beberapa ruas jalan, DLHK Depok akan menerapkan Operasi Tangkap Tangan, bagi warga yang sengaja membuang sampah secara sembarangan.
Upaya tersebut, jelas Ety, guna mewujudkan kota Depok menjadi kota yang bersih dan nyaman.
“Jadi siapa pun yang tertangkap tangan membuang sampah sembarangan akan dilakukan penindakan, berupa Tipiring. Dengan operasi tangkap tangan ini nantinya, kita harapkan persoalan sampah di Depok bisa berkurang,” pungkas Ety.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) mengajukan usulan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp5.872.189.200.000 untuk…
MONITOR, Jakarta - Komisi II DPR RI mengapresiasi kinerja positif Bank Banten yang menunjukkan tren…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen penuh Pemerintah Indonesia dalam melindungi konsumen…
MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan dan…
MONITOR, Jakarta - Ribuan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh menggelar demonstrasi pada…
MONITOR, Jakarta - Petugas haji merupakan ujung tombak utama dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji…