Anggota Komisi II DPR RI Mardani Ali Sera
MONITOR, Jakarta – Proyek pemindahan ibukota negara (IKN) ke Kalimantan Timur disebut dalam sebuah artikel Blomberg sebagai proyek ambisius dan berantakan.
Menanggapi sorotan media asing, Anggota Komisi II DPR RI fraksi PKS, Mardani Ali Sera pun mengingatkan bahwa pemerintah harus menjadikan hal itu sebagai peringatan.
Apalagi, kata dia, proyek pemindahan IKN ini terkesan memaksakan dan dianggap seperti ambisi Presiden Joko Widodo di tahun 2024.
Ketua DPP PKS ini menyatakan, pihaknya sejak awal sudah memperingatkan risiko proyek IKN apabila tetap dipaksakan ketika Indonesia masih terkatung-katung akibat Covid-19.
Sayangnya, pemerintah tetap memaksakan diri untuk menggelontorkan duit ribuan triliun demi pembangunan IKN.
“Sejak awal diingatkan ini proyek berisiko. Waktunya tidak tepat. Khususnya dukungan anggaran negara. Ini jadi pelajaran bagi semua pemimpin untuk mengerem ambisi membuat proyek-proyek mega tapi tidak diperlukan oleh rakyat,” tukasnya.
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan tiga…
MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menerima audiensi Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI)…
MONITOR, Padang - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan Bantuan Presiden (Banpres) rehabilitasi…
MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…
MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…