PENDIDIKAN

HGN 2022, GTK Madrasah Fokus Dorong Guru Ukir Prestasi

MONITOR, Jakarta – Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Direktorat Pendidikan Islam Kemenag RI, Dr Muhammad Zain, M.Ag memberikan arahan kepada para guru dan tenaga kependidikan yang mendapatkan apresiasi pada Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2022 yakni meminta para Guru dan Tenaga Pendidikan agar terus melakukan berbagai inovasi dan mengukir prestasi dalam bidang pengajaran dan pendidikan.

Hal tersebut lanjut Zain juga sejalan dengan tema besar HGN Tahun 2022 yakni “Inovasi Mendidik Generasi” menjawab tantangan zaman saat ini yaitu VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) di mana perubahan sangat cepat, tidak terduga, dipengaruhi oleh banyak faktor yang sulit dikontrol yang ditandai dengan era transformasi teknologi revolusi Industri 4.0.

“Kita hidup di era VUCA yang penuh dengan ketidakpastian dan perubahan yang cepat serta sulit kita prediksi para Guru dan Tenaga Pendidikan harus mampu menjawab dan terus berupaya melakukan berbagai inovasi dan prestasi utamanya dalam pengajaran dan pendidikan. Itulah fokus kita saat ini,” ujar Muhammad Zain dalam rapat Koordinasi GTK Madrasah Berprestasi Grand Final GTK Madrasah Tahun 2022, di Jakarta, Rabu (23/11/2022).

“Dalam hidup itu, sukses itu bukan tujuan, usaha itu pasti, tapi sukses itu anugerah dari Allah, jadi kita harus terus berikhtiar yang terpenting. Berikhtiar menjadi lebih baik, berinovasi dan terus mengukir prestasi,” tambahnya.

Teekait dengan momentum HGN 2022 ini Muhammad Zain menerangkan bahwa Kementerian Agama memberikan apresiasi kepada guru madrasah kedalam beberapa kategori guru, ada guru berprestasi, inovasi, inspirasi dan guru berdedikasi.

“Dari 500 orang guru yang mendapatkan apresiasi, itu ada guru yang berprestasi, ada guru yang inovasi, ada guru yang menginspirasi ada yang berdedikasi,” terangnya.

Akan tetapi, lanjut Muhammad Zain, GTK Madrasah selalu mencari ruang agar bisa memberikan apresiasi kepada guru-guru madrasah. untuk itu panitia menambahkan satu kategori lagi yaitu guru favorit.

“Akan tetapi apabila guru itu tidak berprestasi, inovasi, menjadi inpirasi, tidak berdedikasi maka masih ada yaitu guru Favorit, Jadi selalu ada ruang bagaimana caranya guru itu dikasih apresiasi,” Ujar Muhammad Zain.

“Dan sesuai arahan Gus Menteri, anggaran untuk kegiatan ini, kami lebih fokuskan untuk apresiasi para guru agar lebih maslahat,” Pungkasnya.

Seperti diketahui, Anugerah GTK Madrasah Tahun 2022 digelar sebagai apresiasi terhadap guru dan tenaga pendidi yang selalu meningkatkan kompetensi, profesionalisme, kinerja dan prestasi. Dan final Final Anugerah GTK Nasional 2022 akan diselenggarakan di Hotel Swiss-Bell Inn Kemayoran Jakarta pada tanggal 23-25 November 2022.

Recent Posts

Dominasi Arah Trans Jawa, Pergerakan Kendaraan Mudik Tembus 1,8 Juta

MONITOR, Jakarta — Arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan lonjakan signifikan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat…

11 jam yang lalu

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas akses Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1…

11 jam yang lalu

Arus Mudik Lebaran 2026 Meningkat, Lebih dari 2,1 Juta Kendaraan Melintas di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat

MONITOR, Jakarta — Arus lalu lintas kendaraan selama periode mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 M di wilayah…

13 jam yang lalu

Benyamin Ajak Warga Tangsel Perkuat Ukhuwah di Momen Idulfitri 1447 H

MONITOR, Tangsel - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Bambang…

14 jam yang lalu

Arus Lalu Lintas Meningkat, Jasa Marga Buka Akses Contraflow hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek

MONITOR, Cikampek — Peningkatan volume kendaraan di ruas Tol Jakarta-Cikampek mendorong PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT)…

16 jam yang lalu

Puncak Arus Mudik 2026 Terlewati, 621 Ribu Kendaraan Melintas ke Arah Timur Trans Jawa

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat arus puncak mudik Idulfitri 1447 Hijriah telah…

1 hari yang lalu