Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam Forum B20 Summit Indonesia 2022/ dok: net
MONITOR, Jakarta – Menko Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menegaskan saat ini Indonesia sudah tidak lagi bergantung pada komoditas bahan mentah. Sebaliknya, kata Luhut, ekonomi Indonesia akan terus bertransformasi menuju industri hijau yang berkontribusi pada pengurangan karbon sebanyak 29 persen.
Pernyataan Luhut disampaikan dalam forum B20 Summit Dialogue 2022, Senin (14/11/2022). Dengan demikian, kata Luhut, Indonesia mampu mewujudkan GDP per kapita lebih dari USD10.000 di tahun 2030 nanti.
“Saya mengajak para delegasi yang hadir di B20 Summit Dialogue 2022 pagi ini; mulai dari pegiat bisnis dan ekonomi, para CEO, hingga investor baik dari dalam maupun luar negeri, untuk tidak ragu berinvestasi di Indonesia,” ucap Luhut Binsar Panjaitan.
“Kita bukan lagi seperti Indonesia 50 tahun lalu yang hanya menggali sumber daya alamnya kemudian diekspor dalam bentuk mentah,” sambungnya.
Menurut Luhut, industri di Tanah Air kini bekerja melalui program hilirisasi sumber daya mineral. Upaya ini dilakukan agar nilai tambah bagi perekonomian negara dan yang berdampak signifikan bagi kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia.
“Kami juga akan selalu terbuka dan siap untuk berdiskusi, bernegosiasi, serta berkontribusi untuk pelestarian bumi yang adil dan berkelanjutan,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Dalam rangka HUT ke-80 Polri yang diperingati setiap tanggal 1 Juli, Anggota…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Bina Haji Khusus dan Umrah meminta…
MONITOR, Cirebon — Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamarudin Amin, menegaskan bahwa Pusat Studi Gender dan Anak…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri upacara peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyampaikan duka cita mendalam…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin meminta pemerintah pusat untuk segera mengkonkretkan…