MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, siap melanjutkan ‘legacy’ program pembangunan sosial dan ekonomi selama 2 periode pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam memimpin Indonesia.
Dalam perayaan HUT Partai Golkar ke-58 lalu, Airlangga menyatakan hingga kini Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terhimpun atas Partai Golkar, PAN dan PPP, belum tergesa-gesa menentukan Calon Presiden maupun Wakil Presiden 2024.
“KIB sendiri, sebagaimana pesan Bapak Presiden, tidak akan tergesa-gesa, akan cermat dan teliti, dalam menentukan Calon Presiden maupun Calon Wakil Presiden dalam Pemilu 2024 mendatang,” tutur Airlangga Hartarto dalam pidatonya.
Dikatakan Airlangga, Indonesia harus memilih pemimpin yang bekerja untuk rakyat, melayani rakyat dan insya Allah mampu melanjutkan dan mengawal rakyat Indonesia menuju kebangkitan dan kejayaan negara dan bangsa.
KIB pun, menurut Airlangga telah membangun visi ‘Program Akselerasi Transformasi Ekonomi Nasional’. Bertumpu pada program tranformasi ekonomi dan struktural, yang akan menurunkan pengangguran dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya, sekaligus memperkuat sumber daya manusia.
“Melalui program ini penting kami kedepankan bahwa untuk mewujudkan transformasi sosial ekonomi maka Indonesia membutuhkan politik persatuan yang inklusif, tidak terpolarisasi dan kolaboratif,” pungkas Airlangga.
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta Ramadan dijadikan momentum dalam penguatan ekoteologi. Menag…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan bahwa penyelenggaraan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026…
MONITOR, Jakarta - Sebanyak 725 dari 737 masjid dan musala yang terdampak banjir dan longsor…
MONITOR, Malang - Pemerintah melalui Danantara melaksanakan groundbreaking Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi, dengan Kabupaten Malang,…
MONITOR, Jakarta - Sejumlah kementerian dan lembaga negara hari ini, Kamis (5/2/2026), berkumpul di Jakarta…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperkuat pengawasan melekat terhadap petugas haji dalam…