BERITA

Tak Ingin Warga Kebanjiran, Ganjar Pastikan Rumah Pompa Siap Digunakan

MONITOR, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan tiga rumah pompa di wilayah Kota Semarang dalam keadaan baik. Khususnya rumah pompa di wilayah yang sering banjir, yakni Sawah Besar dan Kawasan Industri Terboyo.

Usai memimpin Apel Kesiapsiagaan di halaman kantor Pemprov Jateng, Ganjar langsung mengecek tiga rumah pompa. Yakni, rumah pompa Kawasan Industri Terboyo Semarang (KITS), Pasar Waru, dan Kali Sringin.

“Siap insyaallah,” kata Ganjar, didampingi Kepala BBWS Muhammad Adek Rizaldi dan Kepala Dinas Provinsi Jawa Tengah, Eko Yunianto.

Saat ini, bebernya, seluruh dunia mengalami situasi yang tidak bagus terkait cuaca. Hujan dengan intensitas tinggi terjadi di mana-mana, dan berbagai negara juga mengalami banjir.

Untuk itu, kesiapsiagaan dari seluruh pihak terkait harus dipastikan. Selain memastikan kesiapan tenaga atau para relawan, infrastruktur pendukung juga harus dicek.

“Alhamdulillah banyak pompa baru yang kita bangun, dan sekarang sudah jadi. Tadi sudah di cek bagus sekali, sungainya juga sudah dikeruk bagus sekali,” ujarnya.

Mantan anggota DPR RI itu menegaskan, kesiapan tersebut jangan sampai membuat lengah. Tak dimungkiri, beberapa wilayah seperti di Pekalongan, sistem drainasenya belum maksimal.

Ganjar mengatakan, penuntasan masalah ini bukan pekerjaan satu malam. Butuh proses panjang seperti yang terjadi di kawasan Kota Semarang dan hasilnya kini terlihat.

“Seingat saya waktu itu saya masuk pertama juga proses itu sudah berjalan dan hasilnya bisa dilihat. Saya tidak bisa bayangkan kalau dulu tidak segera dimulai, mungkin sekarang akan lebih parah,” ujarnya.

Dari pengecekan itu, Ganjar menitipkan pesan kepada tiap penjaga pompa air untuk selalu waspada. Pengecekan harus rutin dan penuh dedikasi. Pesan itu disampaikan di tiap rumah pompa yang dikunjunginya.

“Kawan-kawan yang bertugas mohon maaf, ini piketnya harus ketat, mesti disiplin dan pastikan alatnya tidak rusak,” tegasnya.

Kepala BBWS Pemali Juana Muhammad Adek Rizaldi mengatakan, petugas rumah pompa disiagakan penuh. Saat ini, tiap rumah pompa dijaga dengan sistem tiga sif pergantian.

“Sehingga tidak ada satu pun rumah pompa nanti kosong (tidak ada petugas). Kita juga ada posko bencana, jadi pompa sudah standby semua,” tegasnya.

Recent Posts

Indonesia Tandatangani Tujuh MoU pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia terus mendorong perluasan jaringan pasar industri domestik ke kancah…

35 menit yang lalu

Jasamarga Transjawa Gelar Sosialisasi dan Edukasi Kendaraan ODOL di Ruas Jakarta–Cikampek

MONITOR, Bekasi – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi…

45 menit yang lalu

Panglima TNI Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Panglima Angkatan Bersenjata Thailand

MONITOR, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima kunjungan kehormatan atau Courtesy Call (CC) Panglima…

1 jam yang lalu

Kemnaker dan BPD HIPMI Jaya Teken Kesepahaman Bersama untuk Tingkatkan Keterampilan Tenaga Kerja

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Indonesia (HIPMI)…

1 jam yang lalu

Layar 100 Inch di Rumah? Ini 3 TV EQLED yang Layak Dipinang

MONITOR - Memiliki TV ukuran besar untuk ruang keluarga sangat tepat apabila Anda ingin membuat…

1 jam yang lalu

Panglima TNI Didesak Tertibkan Oknum yang Diduga Intervensi Penyidikan Korupsi di Polda Metro Jaya

MONITOR, Jakarta — Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Panglima TNI segera mengambil langkah tegas terhadap oknum…

3 jam yang lalu