Categories: MEGAPOLITAN

Rawan Geng Motor, Pemkot Depok Berlakukan Jam Malam bagi Pelajar

MONITOR, Depok – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mengeluarkan surat edaran (SE) tentang penetapan jam malam bagi para pelajar. Pemberlakuan jam malam ini untuk mengantisipasi pelajar terlibat tawuran atau menjadi korban penusukan oleh geng motor.

“Sehubungan kondisi saat ini yang kurang kondusif (tawuran antar pelajar dan penusukan oleh gank motor) di wilayah Kota Depok dan sekitarnya, maka Dinas Pendidikan Kota Depok mengimbau satuan pendidik jenjang SMP di Kota Depok dapat melakukan tindakan pencegahan dengan membuat surat imbauan kepada siswa siswinya untuk tidak keluar rumah diatas pukul 20.00 WIB,” kata Kepala Disdik Kota Depok Wijayanto, dalam surat edarannya, dikutip Jumat (07/10/2022).

Surat imbauan bernomor 005/12459/X/Pemb.SMP/2022 tertanggal 6 Oktober 2022 ini diharapkan menjadi landasan bagi pelajar untuk tidak keluar rumah diatas pukul 20.00.

Imbauan tersebut merupakan bagian dari upaya Disdik Kota Depok untuk mengantisipasi pelajar terlibat ataupun menjadi korban kejahatan.

Untuk itu, diharapkan semua warga Satuan Pendidikan di Kota Depok agar mematuhui imbauan tersebut, dengan tetap berhati-hati dan waspada demi keselamatan bersama.

“Apabila terjadi sesuatu hal yang merugikan banyak pihak disebabkan kelalaian Satuan Pendidikan, akan dilakukan peninjauan ulang Ijin Operasional Sekolah tersebut (swasta),” ungkap Wijayanto.

Recent Posts

Kemenperin dan UNIDO Percepat Transformasi Kawasan Industri Hijau

MONITOR, Jakarta - Kawasan industri kini tidak lagi dinilai hanya dari kelengkapan infrastruktur atau kemudahan…

3 jam yang lalu

Menaker: Dialog Sosial Jadi Kunci Penyelesaian Isu Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan dialog sosial merupakan kunci dalam menyelesaikan berbagai…

5 jam yang lalu

Puan: Negara Tak Boleh Kehilangan Satu Generasi karena Anak-anak Putus Sekolah

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai temuan mengenai sekitar 6.000 anak putus…

13 jam yang lalu

Sekda Lamteng Tersangka Kasus Rekrutmen 387 Tenaga Honorer Fiktif, Legislator Pertanyakan Mengapa Belum Ditahan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah mempertanyakan mengapa Polisi belum menahan Sekretaris…

13 jam yang lalu

Lanud Sjamsudin Noor Gelar Karya Bakti Lestarikan Warisan Sejarah Dirgantara

MONITOR, Banjarbaru - Jelang Peringatan Ke-79 Hari Bakti TNI Angkatan Udara Tahun 2026, Lanud Sjamsudin…

17 jam yang lalu

Kemnaker Gandeng GreatNusa dan Microsoft Siapkan Talenta AI Hadapi Perubahan Pasar Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng GreatNusa yang diluncurkan oleh Universitas Bina Nusantara (BINUS…

17 jam yang lalu