Ilustrasi kompor listrik
MONITOR, Jakarta – Pemerintah diminta melakukan kajian mendalam dan persiapan matang untuk rencana konversi penggunaan kompor gas ke listrik. Desakan itu disampaikan Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto.
Diketahui sebelumnya, pemerintah berencana membagikan paket kompor listrik kepada 30.000 rumah tangga miskin. Rencana itu dalam rangka penggantian penggunaan kompor gas ke kompor listrik.
“Yang jauh lebih penting adalah rasio elektrifikasi. Rasio yang sekarang dipakai pendekatannya berbasis desa. Harusnya berbasis keluarga,” ujar Sugeng dalam keterangannya.
Sugeng menilai penggunaan rasio ketersediaan listrik per desa kurang tepat walaupun sudah mencapai 99%. Mengingat kompor listrik itu akan digunakan per rumah tangga.
“Jadi elektrifikasi 100 persen harus berdasarkan rumah tangga, bukan desa,” tegas Legislator dari Fraksi Nasdem ini.
MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…
MONITOR, Jakarta - Guru Besar Emeritus Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB University sekaligus…
MONITOR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia meminta seluruh pengurus…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah memperkuat pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku…
NONITOR, Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperluas akses pasar bagi usaha…
MONITOR, Banyuwangi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya kompetensi dan kemampuan bahasa…