Rabu, 28 September, 2022

Kasus Formula E Didalami, PKS Harap KPK Tidak jadi Alat Politik

MONITOR, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini masih menyelidiki kasus dugaan korupsi paada penyelenggaraan event Formula E di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun telah memenuhi jadwal pemeriksaan perkara ke kantor KPK.

Juru Bicara PKS Pipin Sopian menegaskan bahwa rakyat Indonesia menaruh harapan besar kepada KPK sebagai lembaga anti rasuah akan bekerja secara transparan dan objektif dalam menangani kasus tersebut.

“Rakyat menaruh harapan besar kepada KPK tidak akan menjadikan dirinya sebagai alat tunggangan politik untuk menggembosi, apalagi menjegal salah satu calon presiden potensial seperti Anies Baswedan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (22/9/2022).

Pipin berharap KPK terus menjaga kepercayaan rakyat dengan menangani kasus secara transparan, obyektif, dan independen.

- Advertisement -

“Apalagi kasus ini sangat sensitif menyangkut salah satu capres potensial yang memiliki banyak pendukung,” ujarnya.

Jika isu penjegalan itu benar dan KPK menjadi alat politik, kata Pipin, maka demokrasi Indonesia dalam masalah yang besar dan kepercayaan publik kepada KPK akan mati.

“Jika itu dilakukan KPK maka akan blunder. Rakyat tidak akan percaya lagi KPK. Tentu itu bahaya pula bagi kenyamanan pesta demokrasi 2024. Jutaan rakyat sedang dan memantau KPK,” pungkasnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER