BUMN

Dibilang Merugi, Faktanya Pertamina Tambah Kapasitas Kilang Minyak Tahun Ini

MONITOR, Jakarta – Pertamina berencana untu menambah kapasitass kilang minyak sebesar 425 ribu barel per hari (bph) menjadi 1,425 juta bph dari saat ini hanya 1 juta bph.

Penambahan itu ditargetkan sepenuhnya beroperasi pada 2027. Namun, salah satu proyek yakni Refinery Development Master Plan (RDMP) Balongan ditargetkan tuntas pada tahun ini, sehingga bisa menambah kapasitas kilang sebesar 25 ribu barel per hari (bph).

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan tambahan kapasitas kilang tersebut berasal dari satu proyek kilang baru (Grass Root Refinery/ GRR) dan perbaikan kualitas, serta spesifikasi kilang yang ada saat ini.

Nicke berkata tambahan kapasitas kilang ini lebih rendah dari target awal untuk sebesar 2 juta bph karena porsi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) secara nasional pada 2050 mendatang akan berkurang menjadi 20%.

Saat ini kapasitas penuh kilang Pertamina sebesar 1 juta barel per hari (bph) dengan kapasitas operasional rata-rata di kisaran 800 ribu bph.

Nicke menjelaskan, penurunan target tambahan kapasitas kilang tersebut dilakukan menyusul dengan dorongan kebijakan untuk melakukan transisi ke energi bersih.

“Oleh dasar itu, kami mereview kembali waktu itu rencana pembangunan empat RDMP dan dua GRR. Dengan adanya kebijakan mengenai pengembangan EBT (Energi Baru Terbarukan), kami review kembali kebutuhan kilang tersebut, sehingga dua tahun lalu kilang baru hanya tinggal satu, yang Bontang dibatalkan,” kata dia dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, beberapa waktu lalu.

Nicke berkata perusahaan akan fokus merampungkan lima proyek kilang, di antaranya adalah satu proyek GRR di Tuban dan empat RDMP yakni di Kilang Balikpapan, Cilacap, Balongan, dan Dumai. Sejumlah proyek kilang tersebut ditargetkan rampung sepenuhnya pada 2027 mendatang.

Nicke merinci tambahan kapasitas 425 ribu barel per hari tersebut nantinya didapat dari tambahan kapasitas 100 ribu barel per hari dari RDMP Kilang Balikpapan. Kemudian, 25 barel per hari dari RDMP Kilang Balongan, dan 300 ribu barel per hari dari Kilang Tuban.

“Tahun ini tambah 25 ribu barel per hari dari Kilang Balongan. Tahun depan tambah 100 ribu barel per hari dari Kilang Balikpapan. Kemudian, dari GRR Tuban nambah 300 ribu barel per hari, sehingga totalnya menjadi 1,425 juta barel per hari,” paparnya.

Selain menaikkan kapasitas kilang, kualitas produk dari kilang-kilang ini pun nantinya akan meningkat dari saat ini kualitas bensin berstandar EURO II, nantinya akan naik menjadi standar EURO V yang lebih ramah lingkungan.

Recent Posts

Bertemu Prabowo, Menag Sebut Nuzulul Qur’an 2026 Digelar di Istana

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini akan…

1 jam yang lalu

Pecah Telur! RI Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras ke Saudi untuk Jemaah Haji

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memfasilitasi ekspor perdana beras Nusantara sebanyak…

3 jam yang lalu

Takbiran dan Nyepi Berbarengan, Menag Siapkan Aturan Khusus

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif terkait…

7 jam yang lalu

Menteri UMKM Tekankan Pentingnya Perkuat Pasar Dalam Negeri

MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

10 jam yang lalu

Krisis Timur Tengah dan Penutupan Selat Hormuz, Dorongan Kuat Transisi Energi Nasional

MONITOR, Jakarta - Serangan militer ilegal Israel dan Amerika Serikat (AS) yang menewaskan pemimpin tertinggi…

13 jam yang lalu

Menag Ajak Tokoh Agama ‘Turun Gunung’ Suarakan Penyelamatan Lingkungan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak para tokoh agama untuk “turun gunung” dan…

14 jam yang lalu