Sabtu, 1 Oktober, 2022

PKS Ingatkan Kenaikan BBM Dapat Memicu Inflasi

MONITOR, Jakarta – Wacana kenaikan BBM bersubsidi banyak menuai pernolakan dari berbagai kalangan. Anggota Komisi V DPR RI Suryadi Jaya Purnama pun menyayangkan rencana pemerintah yang ingin menaikkan harga BBM. 

Legislator dari Fraksi PKS ini menyatakan, ada banyak opsi lain yang bisa dilakukan pemerintah untuk menghemat anggaran. Sebab kenaikan BBM secara mikro ini, dikatakan dia, dapat menyebabkan inflasi.

“Dampak yang perlu dipertimbangkan adalah inflasi, otomatis angka kemiskinan akan bertambah, karena standar perhitunganya akan berubah. Apa lagi kebutuhan BBM ini salah satu yang utama di beberapa sektor seperti transportasi, yang tidak hanya berdampak pada mobil pribadi tapi juga sarana produksi,” ujar Suryadi saat diwawancara awak media di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (31/8/2022).

Ia menjelaskan, tingginya inflasi dapat berpengaruh terhadap konsumsi rumah tangga, yang merupakan penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini, dimana 56 persen disumbang oleh konsumsi rumah tangga.

- Advertisement -

“Keniakan harga BBM akan mengakibatkan kenaikan harga barang kebutuhan masyarakat menjadi tinggi, ini akan sangat memberatkan. Sehingga ini harus dibatalkan, karena dampaknya yang sangat luar biasa,” terangnya.

Diketahui sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) akan mengumumkan kenaikan harga BBM Pertalite. Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga beberapa kali mengungkapkan, jika harga BBM bersubsidi tidak dinaikkan, akan membuat APBN jebol.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER