Sabtu, 1 Oktober, 2022

Agus Gumiwang: Industri Software dan Konten terus Diperluas

MONITOR, Jakarta – Perkembangan teknologi yang pesat merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari, tak terkecuali di Indonesia. Pada masa pemulihan dari pandemi Covid-19 saat ini, perilaku masyarakat cenderung bergeser dari aktivitas konvensional menjadi serba digital.

Perubahan perilaku tersebut berdampak pada capaian ekonomi digital Indonesia, yang menjadi tertinggi di Asia Tenggara pada tahun 2021 dengan nilai ekonomi mencapai USD70 miliar. Ke depannya, nilai ekonomi digital ini diperkirakan mampu mencapai USD146 Miliar pada tahun 2025 dan dapat naik delapan kali lipat di tahun 2030.

Untuk mendukung momentum positif tersebut, Kementerian Perindustrian terus mengakselerasi upaya transformasi digital melalui pengembangan industri software dan konten.

“Program-program peningkatan kemampuan industri software dan konten dalam negeri harus terus dijalankan dan diperluas,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Kamis (25/8/2022).

- Advertisement -

Salah satu langkah strategis yang telah dijakankan oleh Kemenperin adalah melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) pengembangan industri software dan konten untuk percepatan ekonomi digital yang dihadiri lebih dari 1.000 peserta di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Menperin, mencapai target USD146 miliar di tahun 2025 bukanlah sesuatu yang mustahil, karena semestinya bisa diraih.

“Saya mendorong agar software aplikasi, gim, dan animasi untuk bisa dimanfaatkan sebagai produk dalam pengembangan ekonomi digital. Selain itu, industri artificial intelligence, big data, serta teknologi lainnya yang diperlukan dalam ekonomi digital juga perlu kita jalankan,” paparnya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER