Categories: PEMERINTAHAN

Sri Mulyani: Peran Presidensi Indonesia di G20 Sangat Penting

MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani kembali mengingatkan pentingnya peran Presidensi Indonesia di G20. Ia mengungkapkan, peran Indonesia mendapat apresiasi oleh semua anggota G20 dan lembaga Internasional.

“Kemampuan kita menjembatani dan menjalin komunikasi dan terus menjaga kerjasama ekonomi global yang sungguh tidak mudah dalam suasana dunia yang mengalami fragmentasi dan konflik,” ucap Sri Mulyani, Senin (1/8/2022).

Ia pun mendorong agar bangsa Indonesia terus menyalakan api harapan agar dunia tetap dapat “Recover Together – Recover Stronger” – tema dan agenda yang diusung Indonesia di tengah eskalasi ketegangan dunia yang luar biasa kompleks.

“Mari kita terus nyalakan api harapan untuk kerjasama global terus terbangun meskipun sekecil apapun kesempatan itu,” imbuhnya.

Recent Posts

Kemenag Terbitkan PMA 2026 Tentang Penyelenggaraan Sidang Isbat

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 1 Tahun 2026 tentang…

11 jam yang lalu

Kemenperin dan IKEA Kolaborasi Dorong IKM Naik Kelas

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan daya saing dan perluasan akses pasar…

18 jam yang lalu

Mardiono Resmi Tunjuk Baihaki Sulaiman Jadi Plt Ketua PPP Banten

MONITOR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi menetapkan Baihaki Sulaiman…

19 jam yang lalu

Kemenag dan Kemenhaj Sinergi Kawal Transisi Pelayanan Haji 2026

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar bersama Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo H.R.…

21 jam yang lalu

Analis Intelijen dukung Polri Tetap di bawah Presiden, ini Alasanya

MONITOR, Jakarta - Analis intelijen, pertahanan, dan keamanan Ngasiman Djoyonegoro mengapresiasi langkah DPR RI yang…

22 jam yang lalu

IKI Cetak Rekor Tertinggi dalam 49 Bulan

MONITOR, Jakarta - Kinerja sektor industri pengolahan nasional mengawali tahun 2026 dengan tren yang semakin…

1 hari yang lalu