Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Aan Kurnia menerima kunjungan kerja Komandan United State (US) Navy 7th Fleet Vice Admiral Karl O. Thomas.
MONITOR, Jakarta – Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Aan Kurnia menerima kunjungan kerja Komandan United State (US) Navy 7th Fleet Vice Admiral Karl O. Thomas.
Kunjungan ini difokuskan ke Indonesia Maritime Information Center (IMIC) yang berada di dalam Kantor Pusat Informasi Marabahaya Laut (KPIML), Markas Besar Bakamla RI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/7/2022) kemarin.
Vice Admiral Thomas, dalam kesempatan ini membahas kerja sama maritim yang dapat dilakukan oleh kedua instansi. Beberapa program kerja yang dibahas seperti teknologi maritim yang sesuai dengan konsep Maritime Domain Awareness (MDA), peluang pertukaran informasi antara Bakamla RI dengan US Navy serta pembahasan situasi keamanan di kawasan.
“IMIC telah beroperasi dengan baik, dan dapat memaksimalkan teknologi untuk mengolah berbagai macam data maritim,” ujarnya.
Selain itu, ia menyebut kunjungan ini merupakan cikal bakal penguatan kerja sama antara US Navy dan Bakamla RI.
Mendampingi Vice Admiral Thomas, turut hadir Direktur Maritime Cooperation and Competition Center Colonel Jason Weddle, Atase Marinir Kedutaan Amerika Serikat (AS) di Jakarta Lieutenant Colonel Cedric Lee, Atase Angkatan Laut Kedutaan AS di Jakarta Lieutenant Colonel Patrick Panjeti, dan beberapa staf lainnya.
MONITOR, Jakarta – Program Mudik Gratis BUMN 2026 resmi diberangkatkan dari kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta,…
MONITOR, Bekasi – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengimbau kepada seluruh pengguna jalan bahwa rekayasa…
MONITOR, Padalarang – Kesiapan pasokan energi menjelang arus mudik Idulfitri 1447 H di wilayah Jawa Barat…
MONITOR, Jakarta — Direktorat Pesantren pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama telah mencairkan Bantuan…
MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengoptimalkan penerapan rekayasa lalu lintas seiring dengan…
MONITOR, Jakarta - Desakan publik untuk mengungkap teror penyiraman air keras terhadap aktivis HAM dari…