Categories: HEADLINEPOLITIK

PAN Setuju Kampus dijadikan Lokasi Gelaran Kampanye

MONITOR, Jakarta – Partai Amanat Nasional (PAN) melalui Juru Bicaranya, Viva Yoga Mauladi, menyatakan setuju dan mendukung KPU lakukan kampanye di Kampus. Dimana partai politik, calon legislatif, atau pasangan calon presiden/ wakil presiden untuk dapat berkampanye di kampus atau lembaga pendidikan.

Hal ini kata Viva Yoga, sapaan akrabnya, merujuk pada Pasal 280 ayat 1 (h) Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

“Pasal tersebut melarang bagi Pelaksana, peserta dan tim kampanye pemilu untuk menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan tempat pendidikan, tetapi tidak melarang berkampanye,” kata Waketum DPP PAN ini kepada awak media, Selasa (26/7/2022) di Jakarta.

Menurut Viva Yoga, untuk itu beberapa hal pokok yang perlu diperhatikan adalah, Pertama, setiap kampus dan lembaga pendidikan yang akan mengundang peserta pemilu dan calon harus membuat pakta integritas akan bertindak adil dan jujur, menjunjung tinggi marwah universitas sebagai lembaga pendidikan yang mengedepankan moralitas akademis, obyektif, dan inklusif.

“Kedua, tujuan peserta pemilu berkampanye di kampus atau lembaga pendidikan adalah untuk meningkatkan partisipasi. Serta kesadaran politik berwawasan kebangsaan di kalangan mahasiswa sebagai pemilih cerdas dan mandiri, tidak golput dan skeptis” sambungnya.

Di samping itu kata Viva Yoga, agar mereka sebagai calon pemilih dapat mengetahui dan memahami visi, misi, program, dan janji politik dari peserta pemilu dan calon legislatif.

“Hal ini tentunya jika mereka (red-kandidat) menang atau terpilih, nantinya ada catatan dan rekam janji yang harus ditunaikan,” tandasnya.

Ketiga, mendekatkan calon pemilih kepada peserta pemilu atau caleg melalui kampanye model diskusi. Hal ini akan semakin meningkatkan kualitas pemilu.

“PAN saat ini sedang mengkaji bahan dan materi kampanye di kampus atau lembaga pendidikan. Tentunya untuk mendekatkan diri dengan basis konstituen, agar pelembagaan demokrasi semakin berkualitas dengan terwujudnya pemilu yang berintegritas,” pungkas Viva Yoga menjabarkan.

Recent Posts

Kemenag Gelar Istighasah Daring, Doakan Keselamatan Bangsa

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama malam ini menggelar Istiqasah…

2 jam yang lalu

Rektor UIN Jakarta Ajak Civitas Academica dan Publik Jaga Negeri

MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar, mengajak seluruh civitas academica…

5 jam yang lalu

Respons Tuntutan Publik, Delapan Fraksi Sepakat Evaluasi Tunjangan DPR

MONITOR, Jakarta - Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat yang menolak besarnya gaji…

8 jam yang lalu

Eko Patrio dan Uya Kuya Resmi Dinonaktifkan dari DPR

MONITOR, Jakarta - DPP Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi menonaktifkan Eko Hendro Purnomo alias…

9 jam yang lalu

GUSDURian Nilai Kapolri Gagal Bertanggung Jawab atas Kekerasan Aparat Terhadap Demonstran

MONITOR, Jakarta – Jaringan GUSDURian menilai Kapolri gagal bertanggung jawab atas berulangnya tindakan represif yang…

9 jam yang lalu

NasDem Berhentikan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem memutuskan untuk menon-aktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa urbach…

10 jam yang lalu