Menteri BUMN Erick Thohir/ dok: Tribunnews
MONITOR, Mojokerto – Tokoh perempuan di Jawa Timur memuji kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir. Erick Thohir dinilai sebagai sosok yang kreatif dan inovatif sebagai seorang pemimpin.
Tokoh perempuan asal Mojokerto, Qurrota Ayunin mengaku kagum dengan sosok Erick Thohir. Menurutnya, kepemimpinan Eks Presiden di Inter Milan tersebut banyak membawa inspirasi bagi masyarakat.
Ayunin mengatakan, sebagai figur pemimpin milenial, Erick Thohir mampu menampilkan gaya kepemimpinan masa kini. Di bawah komando Erick Thohir, BUMN menjelma menjadi perusahaan yang penuh dengan inovasi-inovasi menakjubkan.
Termasuk, keberpihakan meningkatkan jumlah direksi perempuan di perusahaan-perusahaan BUMN.
“Kepemimpinan Pak Erick Thohir memang sangat menginspirasi. Beliau adalah pemimpin milenial yang kreatif dan inovatif serta menjadi kebanggaan di seluruh Indonesia ini,” ujar Ayunin.
Senada dengan Ayunin, rasa kagum juga disampaikan oleh tokoh perempuan Sidoarjo bernama Nanik Lutfia. Ia mengaku kepincut dengan kesederhanaan seorang Erick Thohir.
Nanik mengatakan, meski dari kalangan elite, namun Erick Thohir tak segan untuk terjun langsung menemui masyarakatnya untuk mencari solusi dari berbagai persoalan yang ada. Erick Thohir di kaca mata Nanik juga merupakan sosok yang sangat dermawan.
“Pak Erick Thohir merupakan sosok yang sangat dermawan, baik dan suka blusukan ke rakyat-rakyat dan jemaah-jemaah langsung,” terangnya.
MONITOR, Tangerang Selatan - Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian…
MONITOR, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan…
MONITOR, Rangkasbitung - Outlet ROPI (Roti dan Kopi) yang berlokasi di RS Kartini Rangkasbitung resmi…
MONITOR, Jakarta - Doa lintas agama dalam pembukaan konser Andrea Bocelli di JIExpo, Jakarta, dinilai…
MONITOR, Halmahera Tengah — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama strategis dengan PT Indonesia Weda…
MONITOR, Jakarta – Konsep Khairu Ummah (umat terbaik) tidak cukup dimaknai sebagai wacana normatif atau…