Kamis, 18 Agustus, 2022

Semangati Atlet Muda, Ganjar: Kibarkan Merah Putih di Penjuru Dunia

MONITOR, Semarang – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng 2022 sudah dimulai, Selasa (12/7/2022). Dalam pembukaan, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyampaikan kebanggaannya terhadap atlet-atlet belia Jateng. Bahkan terdapat yang sudah mencapai prestasi terbaik global.

Salah satu yang disebut Ganjar adalah Kiromal Katibin, pelajar atlet panjat tebing Indonesia asal Batang. Dia sudah mencetak prestasi internasional.

“Betapa senangnya saya ketika kemarin melihat dan mendengar videonya dari temenmu, namanya Kiromal dari Batang. Kemarin menjadi juara dunia panjat tebing yang sangat cepat sekali,” ucap Ganjar mengawali sambutannya.

Popda Jateng 2022 akan berlangsung mulai Selasa-Selasa (12-19/7). Pelaksanaannya dibagi dua tahap lantaran masih suasana pandemi. Total terdapat 27 cabang olahraga (Cabor) resmi dan 5 cabor eksebisi yang dipertandingkan.

- Advertisement -

Sebanyak 3.333 atlet pelajar se Jawa Tengah akan ambil bagian pada event olahraga ini. Popda Jateng tahun ini memerebutkan 195 emas, 195 perak & 311 perunggu. Selain di Kota Semarang, nantinya terdapat beberapa cabang olahraga yang digelar di Kabupaten Pati.

Ganjar mengatakan, para atlet yang akan berkompetisi di Popda Jateng 2022 sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin. Proses panjang dilewati, tawa sampai tangis mengiringi.

“Kita semua akan melihat bagaimana para pelajar menunjukkan prestasinya, kemampuannya, sportivitasnya,” papar gubernur.

Ganjar pun berharap para atlet maksimal menunjukkan prestasi dan kemampuannya. Sehingga mampu mengharumkan tidak hanya diri sendiri, akan tetapi pula sekolah, daerah, provinsi bahkan Indonesia.

“Saya berharap betul di antara yang hadir hari ini kelak akan memecahkan rekor-rekor. Kelak akan tumbuh menjadi atlet level provinsi, nasional dan berkiprah di dunia,” ungkapnya disambut riuh tepuk tangan.

Dia menegaskan, mental juara wajib dipelihara dan disiapkan untuk para atlet-atlet pelajar ini. Mereka lah yang kelak akan mengibarkan sang saka Merah Putih di langit penjuru dunia.

“Event ini menjadi ladang berlatih, berjuang dan menguji diri, sehingga kalau nanti mereka bertanding dia akan tahu persis bagaimana mengatasi kekurangan-kekurangan itu,” ungkapnya.

Pemprov, kata Ganjar, terus mendukung pendampingan para atlet dengan banyak sekali upaya. Selain ajang kompetisi popda, terdapat sentra pendidikan & latihan olahraga pelajar (PPLP) untuk membina atlet pelajar berpotensi.

“Dengan cara itu kita bisa melihat atau melakukan talent scouting, dari apa-apa yng dimiliki bakat anak kita. Ya itulah proses pendampingannya kita siapkan,” tandas Ganjar.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER