Ilustrasi: Sapi Kurban. (dok. Boy Rivalino)
MONITOR, Depok – Sejumlah sapi di lapak hewan kurban yang berada di Jalan Raya KSU, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, tepatnya di depan Markas Sub Garnisun 0508/Depok, suspek atau diduga terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).
Sapi-sapi yang suspek PMK tersebut mulutnya mengeluarkan busa dan terbaring dipinggir lapak.
Pemilik lapak, Ranto mengatakan, dalam kurun waktu beberapa hari ada sebanyak lima sapi yang diduga terjangkit PMK. Sapi-sapi yang terjangkit tersebut pun langsung diisolasi untuk mengantisipasi penularan.
“Untuk mengantisipasi ada 5 sapi yang langsung dipinggirkan (dipisahkan). Sudah kami tanggulangi sendiri,” kata Ranto saat ditemui MONITOR, di lapaknya, Jumat (25/06/2022).
Ranto menjelaskan, atas temuan tersebut belum ada pemeriksaan atau pengecekan yang dilakukan oleh petugas Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Depok.
“Belum, (belum ada). Pertama pemeriksaan sebulan yang lalu datang dari Dinas Jawa Barat didampingi oleh dinas Depok,” ujarnya.
Menyikapi hal tersebut, Kepala DKP3 Kota Depok Widyati Riyandani mengatakan, pihaknya akan segera melakukan tim ke lokasi untuk melakukan pengecekan.
“Sedang saya koordinasikan ke tim, apakah sudah termasuk yang dalam pantauan dan pengawasan. Kalau belum tentunya akan ditindaklanjuti dengan pengecekan di lapangan,” ungkapnya.
MONITOR, SEMARANG - Akuakultur atau budi daya perairan berpotensi menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan…
MONITOR, Sumatera — Bencana tidak hanya berdampak pada rumah dan lahan warga, tetapi juga pada…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memantau perkembangan dan dinamika pasar modal…
2 Tahun Prabowo-Gibran: HKTI Lumajang tegaskan Komitmen Penguatan Hilirisasi dan Kesejahteraan Petani MONITOR, Lumajang -…
MONITOR, JAKARTA - Indonesia menargetkan kontribusi produk domestik bruto (PDB) maritim mencapai 15 persen dan…
MONITOR, Jakarta - Transformasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo…