PERTANIAN

Kementan Fasilitasi UPH Kedelai Lokal dan Ubikayu di Gunung Kidul

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian pada tahun 2022 memberikan Dukungan paket Unit Pengolahan Hasil (UPH) sebanyak 2 paket kepada KWT Sumber Tani di Desa Banyusoco, Kec. Playen dan KWT Sediyo Mulyo di Desa Candirejo, Kec. Semanu. Fasilitas UPH dimaksudkan untuk mendukung proses hilirisasi produk-produk pertanian khususnya komoditas kedelai dan ubikayu.

Gunung Kidul merupakan sentra pengolahan produk tanaman pangan. Pada tahun 2020 dukungan UPH juga sudah di manfaatkan oleh KWT Ngudi Sari Desa Kemiri, Kec. Tanjungsari, Gunungkidul, Pemasaran produk olahan dilakukan ke PT. Lingkar Organik, PT. Gudang Rempah Indonesia, serta beberapa wilayah lainnya seperti Bekasi, Tangerang, Sidoarjo, dan Semarang.

Produk olahan tepung mocaf juga diproduksi oleh KWT Ngudi Sari seperti kue brownies yang dipasarkan ke Istana Pangan Yogyakarta, Magelang, dan Kulon Progo. Penjualan tepung mocaf dan olahannya dapat menghasil rata-rata omset per bulan 24 juta rupiah.

Warti, ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Sari, mengungkapkan sebelum adanya dukungan UPJ merasa kesulitan untuk melakukan produksi olahan ubikayu karena keterbatasan alat pengolahan. Kapasitas mesin produksi khususnya untuk pembuatan tepung mocaf hanya cukup untuk melayani kebutuhan mocaf 500 kg per bulan.

“Setelah mendapat fasilitas UPH pada tahun 2020, pengolahan tepung mocaf di KWT Ngudi Sari mencapai 2 ton/bulan. UPH ubikayu merupakan paket bantuan yang terdiri dari mesin pengiris ubikayu, mesin pembuat tepung, dan lainnya” Ungkap Warti

Warti menambahkan, Hilirisasi kedelai lokal hasil produksi petani Gunung Kidul adalah produk tempe aromatik dan terasi. KWT bekerja sama dengan marketing tempe aromatik dan tempe daun jati yang mampu memasarkan produk olahan kedelai lokal ke wilayah Jabodetabek dan Bali.

“Dengan Fasilitasi UPH Kedelai di KWT tersebut dapat meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas. petani kedelai lokal pun tambah semangat menanam kedelai karena hasil panen mereka dibeli langsung oleh KWT dengan harga yang lebih tinggi yaitu Rp11.000,00 – Rp11.500,00 per kg” tambah warti

Gatut Sumbogodjati Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan KWT Ngudi Sari.
Gatut juga menjelaskan bahwa hilirisasi komoditas tanaman pangan sangat penting untuk meningkatkan nilai jual komoditas dan menciptakan peluang usaha serta lapangan pekerjaan.

“Bantuan Pemerintah merupakan dorongan bagi petani untuk dapat Mandiri dan lebih Maju dalam meningkatkan produksinya”, jelas Gatut

Sementara itu Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi menyebutkan mekanisasi pertanian merupakan salah satu hal yang menjadi fokus Mentan Syahrul Yasin Limpo bahwa pertanian harus Maju, Mandiri, dan Modern.

“Kami berharap nantinya keseluruhan proses hulu – hilir dikorporasikan dengan baik dan pada aspek permodalan memanfaatkan fasilitasi dengan KUR. Saya harap dengan tambahan investasi ini nilai jual komoditas makin baik dan bisa kontinu menembus pasar ekspor,” kata Suwandi.

Recent Posts

Dilantik Jadi Anggota DEN, Mentan Amran Siap Dorong Energi Hijau Berbasis Pertanian

MONITOR, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman resmi dilantik sebagai anggota Dewan Energi…

4 jam yang lalu

PBNU Gelar Puncak Harlah ke-100 NU di Jakarta, Undang Presiden Prabowo

MONITOR, Jakarta - Nahdlatul Ulama akan berusia 100 tahun pada Sabtu, 31 Januari 2026. Tepat…

5 jam yang lalu

Mentan Amran Gerak Cepat Salurkan 24 Truk Bantuan Untuk Korban Longsor Cisarua

MONITOR, Bandung Barat - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman turun langsung ke Kecamatan Cisarua,…

5 jam yang lalu

Panglima TNI Hadiri Pelantikan Pengurus DEN 2026-2030

MONITOR, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melantik keanggotaan Dewan Energi Nasional (DEN)…

7 jam yang lalu

Ditjen PE2HU Resmi Gelar Kelas Tusi Perdana bagi PPIH

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) Kementerian Haji…

8 jam yang lalu

Ajukan Anggaran Tambahan, Kemenag Pastikan Bayar Tunjangan Profesi Guru dan Dosen

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) mengajukan usulan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp5.872.189.200.000 untuk…

11 jam yang lalu