Selasa, 29 November, 2022

Fadli Zon Sebut Perlakuan Imigrasi Singapura ke UAS Penghinaan

MONITOR, Jakarta – Perlakuan pihak imigrasi Singapura mendeportasi ulama Indonesia, Ustad Abdul Somad (UAS), menuai sorotan banyak kalangan di Tanah Air. Peristiwa ini tak luput dari kritikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.

Fadli Zon menyayangkan tindakan pihak imigrasi Singapura. Ia menilai perlakuan yang dialami UAS merupakan bentuk penghinaan. Sebab sosok UAS, dikatakan Fadli Zon, adalah ulama yang terhormat dan disegani.

“UAS adalah warga negara Indonesia terhormat, seorang ulama dan intelektual. Kejadian ini penghinaan,” ujar Fadli Zon dalam laman Twitternya, Selasa (17/5/2022).

Ditegaskan Fadli Zon, perlakuan tersebut sangat tidak pantas dilakukan otoritas Singapura. Ia pun mendesak Dubes RI di Singapura menjelaskan kejadian itu.

- Advertisement -

“Sangat tak pantas pihak Singapura memperlakukan UAS seperti itu termasuk “deportasi” tanpa penjelasan,” kata Fadli Zon.

“Dubes RI di Singapura harus menjelaskan peristiwa ini dan tidak lepas tangan,” tandas mantan Wakil Ketua DPR RI ini.

Sebelumnya, UAS mengunggah foto di akun Instagram resminya, @ustadzabdulsomad_official. UAS tampak menggunakan masker dan topi dalam ruangan itu.

Ada juga sebuah video yang diunggah UAS di dalam ruangan itu. Ruangan tersebut tampak berwarna putih dan terdapat besi di atasnya.
UAS mengabarkan kalau dirinya sempat diamankan oleh pihak imigtasi Singapura ketika akan berdakwah di negeri Singa tersebut.

“UAS di ruang 1×2 meter seperti penjara di imigrasi, sebelum dideportasi dari Singapore,” tulis UAS.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER