BISNIS

Meraup Cuan dari Budidaya Ikan Discus

MONITOR, Tangerang Selatan – Insani, pemuda asal Kota Tangerang Selatan memutuskan resign dari pekerjaannya dan memulai usaha di bidang yang digandrunginya, yakni budidaya ikan hias discus. Selain karena hobi, tekadnya dan ketekunannya membawa Insani bersama Saidin Discus Farm tetap eksis dari 2013 hingga sekarang mewarnai pasar lokal ikan hias yang bahkan menurutnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bahkan lebih.

Tayangan ini mengulas bagaimana Insani memulai budidaya discus, breeding discus hingga menghadapi masalah-masalah yang timbul saat menekuni budidaya discus. Saksikan selengkapnya di Channel youtube agromaritim melalui link ini.

Recent Posts

Sidak Kemenhaj Jakarta Timur, Wamenhaj Dahnil Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Penyimpangan Haji

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan inspeksi mendadak…

4 jam yang lalu

Puan Minta Kebakaran Bromo Segera Ditangani Total, Ingatkan Pentingnya Keselamatan Warga dari Karhutla

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong Pemerintah segera menyelesaikan persoalan kebakaran hutan…

11 jam yang lalu

Percepat Perlindungan Peternak Rakyat, Kementan: Aspirasi Peternak Kami Dengar, Solusi Harus Segera Dirasakan

MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan terus bergerak melindungi peternak ayam petelur rakyat yang menghadapi…

13 jam yang lalu

Wamenaker Minta Daerah Fokus Kembangkan Kompetensi Green Jobs

MONITOR, Tanjung Jabung Barat — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor meminta pemerintah daerah mulai menyiapkan…

13 jam yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol

MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan penetapan pengemudi ojek…

13 jam yang lalu

Kemenag Matangkan Persiapan PPSN 2026 di Malang

MONITOR, Malang — Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Pesantren menggelar Rapat Koordinasi Perkemahan…

22 jam yang lalu