Sabtu, 21 Mei, 2022

Jelang Lebaran, Pasar Tani Kementan di NTT Laris diserbu Warga

MINITOR, Kupang – Gelar Pasar Tani hasil kolaborasi Kementerian Pertanian dengan Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diselenggarakan berturut-turut selama 3 (tiga) hari dari mulai tanggal 26 April hingga 28 April 2022 laris manis diserbu oleh warga sekitar lokasi acara.

Hari kedua pelaksanaan Gelar Pasar Tani, masyarakat masih sangat antusias mendatangi lokasi acara di halaman Masjid Al- Baitul Qodim, Kelurahan Air Mata, Kupang NTT.

Di lokasi kedua ini masyarakat dapat membeli bahan pangan pokok dengan harga yang terjangkau. Pak Maksi, salah satu penjual daging ayam beku di Gelar Pasar Tani menyampaikan, penjualan dagangannya meningkat dengan adanya fasilitasi Gelar Pasar Tani ini.

“Daging ayam yang sudah terjual sampai saat ini lumayan. Saya senang karena Gelar Pasar Tani ini membantu penjualan saya dan memperlancar bisnis saya,” ungkapnya.

- Advertisement -

Tercatat sebanyak 120 tray telur, 50 kg bawang merah, 14 kg bawang putih, 24 kg cabe merah besar, dan 30 kg cabe rawit ludes terjual pada hari pertama.

“Untuk hari kedua ini, kami sudah menjual bawang putih sebanyak 36 kg”, jelas Bu Metty salah satu penjual di Pasar Tani.

Ibu Heni, salah satu pembeli yang sengaja mendatangi Pasar Tani menyampaikan, Ia senang dengan adanya Pasar Tani ini, karena harga lebih murah dan terjangkau daripada harga di pasaran pada umumnya.

“Semoga kegiatan Pasar Tani seperti ini terus ada, soalnya saya bisa dapat bawang cabe dengan harga yang lebih murah dari pasar biasa”, katanya.

Sejalan dengan yang disampaikan bu Heni, beberapa pengunjung menyatakan senang dengan adanya Gelar Pasar Tani ini. Mereka menyatakan pasti akan datang kembali jika acara seperti ini diadakan lagi.

“Saya sudah dua kali datang, yang kemarin saya juga datang,” kata Ibu Kartini yang membeli bawang merah dan bawang putih, serta beberapa kebutuhan lainnya.

“Pak Menteri, tolong diadakan lagi yang seperti ini. Kami sangat terbantu untuk memenuhi kebutuhan untuk lebaran seperti ini,” pinta Ibu Putri.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian, Agung Suganda menyampaikan, Gelar Pasar Tani ini merupakan arahan Bapak Menteri Pertanian, dimana semua jajaran Kementerian Pertanian diminta untuk menyelenggarakan secara serentak di 34 Provinsi di seluruh Indonesia. Gelar Pasar Tani juga menjadi media untuk mendekatkan masyarakat dengan petani produsen bahan pangan pokok, sehingga harganya lebih terjangkau.

Pasar Tani yang diselenggarakan Kementan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah NTT ini diharapkan dapat menjadi suatu sarana pemasaran yang dapat dimanfaatkan oleh petani untuk melakukan kegiatan transaksi jual-beli produk pertanian yang dihasilkannya secara langsung kepada konsumennya.

“Alhamdulillah upaya kami untuk mendekatkan antara produsen (petani dan peternak) dengan masyarakat sebagai konsumen dapat terwujud, ini adalah bentuk komitmen kami untuk mengawal ketersediaan bahan pangan pokok menjelang lebaran,” ungkap Agung. “Saya sangat bersyukur masyarakat banyak yang mendatangi pasar tani ini untuk berbelanja bahan pangan pokok, intinya masyarakat dan petani senang, kami pun ikut senang,” pungkasnya.

Sebagai informasi untuk hari ketiga saat ini, Gelar Pasar Tani diselenggarakan di halaman Masjid Nurul Wathan, Asrama Tentara, Kelurahan Kuanino Kupang Nusa Tenggara Timur.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER